BREAKING NEWS
Senin, 18 Mei 2026

Purbaya: Pernyataan Prabowo soal Warga Desa Tak Pakai Dolar untuk Hibur Rakyat

Nurul - Senin, 18 Mei 2026 19:37 WIB
Purbaya: Pernyataan Prabowo soal Warga Desa Tak Pakai Dolar untuk Hibur Rakyat
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ditemui di Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta pada Senin (18/5/2026). (Foto: KOMPAS/DEBRINATA RIZKY)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut masyarakat desa tidak menggunakan dolar Amerika Serikat (AS). Purbaya menyebut pernyataan tersebut disampaikan dalam konteks untuk menenangkan dan menghibur masyarakat.

Menurut Purbaya, pernyataan kepala negara itu tidak perlu diperdebatkan secara berlebihan di ruang publik.

"Untuk menghibur rakyat aja waktu itu di sana. Saya sih lihat konteksnya di pedesaan waktu kemarin itu, gak apa-apa ngomong begitu," ujar Purbaya, Senin (18/5/2026).

Baca Juga:

Ia juga menyayangkan adanya pihak yang memperbesar narasi tersebut hingga menimbulkan perdebatan.

Ketika disinggung soal dampak pelemahan rupiah terhadap masyarakat, Purbaya menegaskan bahwa kondisi ekonomi nasional masih stabil dan tidak dalam keadaan krisis.

Ia juga menyinggung kontribusi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dinilai masih solid, dengan dukungan dari konsumsi masyarakat, investasi, hingga belanja pemerintah.

"Kalau kita lihat dengan pangsanya, sebenarnya kalau lihat dari 5,6 itu, mungkin 2,9 dari belanja konsumen, 1,7 dari investasi, 1,3 dari belanja pemerintah," katanya.

Menurutnya, konsumsi masyarakat masih menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi nasional.

"Jadi yang men-drive dan memberi kontribusi terbesar ke pertumbuhan adalah belanja masyarakat, artinya daya belinya masih cukup bagus. Jadi jangan khawatir," ujarnya.

Purbaya juga menegaskan pemerintah terus memperkuat strategi pertumbuhan ekonomi dengan melibatkan sektor swasta, tidak hanya bergantung pada belanja pemerintah.

"Strategi kita bukan hanya belanja pemerintah, tapi kita juga mengaktifkan sektor swasta," katanya.

Ia memastikan akan memaparkan lebih lanjut kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dalam waktu dekat sebagai bentuk transparansi kebijakan fiskal pemerintah.*

(in/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Dolar AS Makin Mahal, Purbaya Minta Masyarakat Tak Khawatirkan Subsidi BBM
Purbaya Bantah MBG dan Kopdes Bebani APBN: Fiskal RI Masih Aman
Pengamat Soroti Program MBG Prabowo: Bagus, Tapi Terlalu Dipaksakan
Kecil Kemungkinan Jokowi Terlibat Kasus Chromebook Nadiem Makarim, Ini Alasannya
Tanpa Dana Pemerintah, Dari Mana Sumber Dana Pembangunan Museum Marsinah Senilai Rp3,8 Miliar?
Museum Marsinah Dibangun Tanpa APBN, Hasil Iuran Buruh
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru