Kasus Chromebook Bisa Buka Dugaan Skandal Besar di Dunia Pendidikan
JAKARTA Pengusutan dugaan korupsi pengadaan Chromebook di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikb
NASIONAL
JAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, menanggapi aktivitas Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, yang belakangan kembali melakukan kunjungan ke sejumlah daerah.
Menurut Hasto, yang lebih penting dari sekadar blusukan adalah pertanggungjawaban atas berbagai kebijakan yang diambil selama masa kepemimpinannya.
Pernyataan tersebut disampaikan Hasto kepada wartawan di Kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin, 1 Juni 2026.Baca Juga:
"Turun ke bawah bukan persoalan elektoral, tetapi harusnya menjadi bagian dari pertanggungjawaban seorang pemimpin," kata Hasto.
Menurut dia, kunjungan ke masyarakat seharusnya tidak hanya dipandang sebagai aktivitas politik atau upaya menjaga kedekatan dengan publik.
Seorang pemimpin, kata Hasto, juga perlu memberikan penjelasan atas dampak kebijakan yang pernah diambil selama menjabat.
Hasto menilai Presiden Prabowo Subianto saat ini menghadapi berbagai tantangan, khususnya di sektor fiskal dan ekonomi.
Namun, ia berpendapat sebagian persoalan tersebut merupakan konsekuensi dari kebijakan yang dijalankan pemerintahan sebelumnya.
"Presiden Prabowo menghadapi berbagai persoalan fiskal yang bukan sepenuhnya berasal dari pemerintahannya saat ini, tetapi juga akibat kebijakan sebelumnya," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Hasto juga menyoroti penggunaan anggaran bantuan sosial menjelang Pemilu 2024.
Menurutnya, belanja bansos yang nilainya sangat besar memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat.
Ia mengutip sejumlah analisis pengamat internasional yang memperkirakan nilai belanja bantuan sosial saat itu mencapai lebih dari 13 miliar dolar Amerika Serikat.
Selain bansos, Hasto mengkritik sejumlah proyek infrastruktur yang dinilai belum memberikan efek pengganda yang signifikan terhadap perekonomian nasional.
Ia juga menyinggung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) serta kebijakan hilirisasi industri yang menurutnya belum menghadirkan manfaat yang merata bagi masyarakat.
"Belanja infrastruktur yang tidak memberikan multiplier effect yang optimal, pemindahan ibu kota, hingga kebijakan hilirisasi yang dinilai hanya menguntungkan kelompok tertentu, kini menjadi bagian dari evaluasi publik," katanya.
Hasto menilai berbagai kebijakan tersebut turut memunculkan kritik terkait kondisi hukum, politik, dan demokrasi di Indonesia.
Menurut dia, masyarakat pada akhirnya akan meminta penjelasan atas berbagai persoalan yang muncul sebagai dampak dari kebijakan tersebut.
"Rakyat pasti akan bertanya. Berbagai persoalan yang terjadi hari ini tidak bisa dilepaskan dari kebijakan yang pernah diambil sebelumnya," ujar Hasto.
Pernyataan Hasto menambah dinamika hubungan politik antara PDIP dan Joko Widodo yang dalam beberapa waktu terakhir kerap menjadi sorotan publik, terutama setelah perbedaan sikap politik menjelang dan pasca Pemilu 2024.*
(cn/ad)
JAKARTA Pengusutan dugaan korupsi pengadaan Chromebook di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikb
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengungkap alasan pemerintah menerapkan kebijakan ekspor sumber daya alam (SDA) melalui satu pintu. La
NASIONAL
MEDAN Timnas Indonesia U19 menyatakan kesiapan penuh menghadapi laga perdana Grup A Piala AFF U19 2026 melawan Myanmar. Pelatih Nova A
OLAHRAGA
JAKARTA Presiden ke7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), tidak menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memprediksi tekanan terhadap nilai tukar rupiah akan mulai mereda dalam dua hingga tiga bu
EKONOMI
JAKARTA Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengingatkan pentingnya penerapan Pasal 33 UndangUndang Dasar 1945 secar
HUKUM DAN KRIMINAL
KOTAPINANG Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan, Syahdian Purba Siboro, memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang ber
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menghadiri resepsi Milad &039Aisyiyah ke109 dan kegi
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menghadiri sekaligus mengikuti kegiatan donor darah dal
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung di La
NASIONAL