IHSG Dibuka Menguat, Berbalik Melemah ke Level 5.910, Investor Pantau Arah Pasar
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat dibuka menguat pada perdagangan Jumat (10/7/2026), namun berbalik melemah hingga berad
EKONOMI
BITVONLINE.COM -Mudik Lebaran menjadi tradisi tahunan yang dinantikan oleh banyak orang.
Namun, perjalanan panjang yang melelahkan kerap kali membuat pemudik rentan mengalami microsleep, kondisi berbahaya yang dapat menyebabkan kecelakaan fatal.
Microsleep adalah episode tidur singkat yang berlangsung dalam hitungan detik, biasanya kurang dari 15 detik.
Kondisi ini terjadi saat otak kehilangan kesadaran sementara, meskipun seseorang tampak masih terjaga.
Fenomena ini umumnya dialami oleh mereka yang mengalami kelelahan ekstrem atau kurang tidur, terutama saat berkendara di jalan tol yang panjang dan sepi.
Seseorang yang mengalami microsleep bisa tampak normal dari luar, tetapi sebenarnya otaknya sedang "off" dan tidak dapat memproses informasi secara optimal.
Hal ini sangat berbahaya bagi pengemudi karena kehilangan fokus meski hanya beberapa detik bisa berujung pada kecelakaan.
Mengapa Microsleep Berbahaya Saat Mudik?
Berkendara jarak jauh membutuhkan konsentrasi penuh.
Jika pengemudi mengalami microsleep selama 2-3 detik saja, kendaraan bisa keluar jalur, menabrak kendaraan lain, atau bahkan masuk ke parit.
Studi menunjukkan bahwa microsleep saat berkendara memiliki korelasi kuat dengan peningkatan risiko kecelakaan lalu lintas.
Tidak hanya pengemudi kendaraan pribadi, sopir bus dan truk yang membawa banyak penumpang juga sangat rentan mengalami microsleep, sehingga risiko kecelakaan massal pun meningkat.
Tanda-Tanda Microsleep yang Perlu Diwaspadai
Agar dapat mengantisipasi sebelum terjadi kecelakaan, kenali tanda-tanda microsleep berikut ini:
- Sering menguap dan mata terasa berat
- Kelopak mata berkedip lebih lambat atau mulai tertutup sendiri
- Sulit menjaga fokus, pikiran kosong sesaat
- Merasa tersentak atau kaget karena hampir tertidur
- Tidak mengingat jalan yang sudah dilalui dalam beberapa detik terakhir
Cara Mencegah Microsleep Saat Mudik
Agar perjalanan mudik tetap aman, lakukan langkah-langkah berikut untuk mencegah microsleep:
1. Cukup tidur sebelum berangkat
Pastikan tidur minimal 7-8 jam sebelum melakukan perjalanan jauh.
2. Berkendara secara bergantian
Jika memungkinkan, bergantian dengan pengemudi lain untuk menghindari kelelahan.
3. Istirahat setiap 2 jam sekali
Berhenti di rest area untuk meregangkan tubuh, minum kopi, atau tidur sejenak selama 10-15 menit.
4. Hindari konsumsi makanan berat sebelum berkendara
Makanan berat dapat menyebabkan kantuk lebih cepat. Pilih makanan ringan dan sehat.
5. Gunakan musik atau ajak ngobrol penumpang
Stimulasi suara dapat membantu menjaga kewaspadaan saat berkendara.
Dengan menerapkan langkah-langkah pencegahan di atas, pemudik dapat mengurangi risiko mengalami microsleep dan memastikan perjalanan lebih aman serta nyaman.
(cn/a)
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat dibuka menguat pada perdagangan Jumat (10/7/2026), namun berbalik melemah hingga berad
EKONOMI
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali menguat pada perdagangan Jumat (10/7/2026) setelah beberapa hari sebelumnya
EKONOMI
JAKARTA Istana Kepresidenan menegaskan sikap menghormati seluruh proses hukum yang tengah dijalankan aparat penegak hukum, khususnya Kep
NASIONAL
BOSTON Timnas Prancis memastikan satu tempat di semifinal Piala Dunia 2026 usai menundukkan Maroko dengan skor 20 pada laga perempat fin
OLAHRAGA
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJ
PEMERINTAHAN
BATU BARA Sebagai wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Batu Bara dalam mendukung program Presiden Republik Indonesia untuk memperluas aks
PEMERINTAHAN
JAKARTA Partai Gerindra menghormati keputusan PDI Perjuangan (PDIP) yang memilih menempatkan diri sebagai partai penyeimbang dalam pemeri
POLITIK
JAKARTA Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, menanggapi pernyataan Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoput
POLITIK
JAKARTA Tim gabungan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya bersama Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korups
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Insiden pecahnya panel kaca di Gedung Kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (9/7/2026), sempat memicu i
NASIONAL