OTT KPK di Sukoharjo Berujung Penetapan 3 Tersangka, Bupati dan Dua Pejabat Terjerat
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasa
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN– Dinas Pariwisata Kota Medan menjadi sorotan publik setelah rencana penyelenggaraan Gelar Melayu Serumpun (Gemes) ke-8 Tahun 2025 tercatat menelan anggaran besar, yakni sebesar Rp 2,5 miliar.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 21–25 Mei 2025 di halaman Istana Maimun, Kecamatan Medan Maimun.
Berdasarkan dokumen Rencana Umum Pengadaan (RUP) dengan kode 56277791, tercatat bahwa anggaran awal untuk pelaksanaan acara ini mencapai Rp2.500.000.000, dengan nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) ditetapkan sebesar Rp1.997.997.780.
Kegiatan ini menjadi sorotan tajam di tengah seruan efisiensi anggaran dari Presiden Prabowo Subianto, yang beberapa waktu lalu mengingatkan seluruh instansi untuk memprioritaskan belanja yang berdampak langsung pada masyarakat.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, Ody Anggia Batubara, membantah tudingan pemborosan anggaran dan menyatakan bahwa kegiatan Gemes 2025 telah melalui proses efisiensi.
"Tidak bertentangan dengan instruksi Presiden Prabowo. Sudah ada yang kita efisiensi. Ini kegiatan unggulan untuk mendongkrak pariwisata dan menghadirkan wisatawan," tegas Ody, Selasa (20/5/2025).
Menurutnya, event budaya ini mampu menghadirkan perputaran ekonomi dan peningkatan jumlah wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
Meski demikian, saat diminta menyebutkan jumlah peningkatan secara konkret dari tahun-tahun sebelumnya, Ody tidak memberikan data pasti dan menyatakan bahwa dirinya baru dua tahun menjabat.
"Tahun lalu sangat ramai. Nanti yang dari luar Medan kita kasih barcode masuk dan undian berhadiah. Itu cara kami ukur peningkatan," ujarnya.
Gelar Melayu Serumpun (Gemes) merupakan kegiatan tahunan yang memasuki tahun kedelapan pada 2025.
Tender pelaksanaan acara ini dimenangkan oleh PT Cakrawala, yang menjanjikan kemasan acara lebih menarik dibandingkan tahun sebelumnya.
Tahun lalu, Menparekraf Sandiaga Uno turut hadir membuka Gelar Melayu Serumpun ke-7 yang melibatkan peserta dari lima negara: Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, dan India.
Kegiatan ini juga telah mendapatkan penghargaan Karisma Event Nusantara (KEN) dari Kemenparekraf.
Namun, di tengah kondisi ekonomi dan seruan efisiensi anggaran, publik mempertanyakan urgensi pengeluaran miliaran rupiah untuk acara seremonial yang dinilai belum berdampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat.*
(tm/a008)
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasa
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH BESAR Warga Gampong Lam Lumpu, Kecamatan Pekan Bada, bergotong royong membersihkan lingkungan di sekitar kantor keuchik sebagai persia
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 45 Tahun 2026 yang mengatur pembebas
EKONOMI
JAKARTA Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjadwalkan pembacaan putusan gugatan praperadilan yang diajukan Roy Suryo terkait penetapan dir
NASIONAL
JAKARTA Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan kinerja positif sepanjang perdagangan 610 Juli 2026. Bursa Efek Indonesi
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menegakkan hukum secara adil tanpa pandang bulu. Menurutnya, hukum harus ber
NASIONAL
KARAKAS Jumlah korban meninggal dunia akibat dua gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela pada 24 Juni 2026 terus bertambah. Hingga
INTERNASIONAL
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami kenaikan pada perdagangan Sabtu (11/7/2026). Berdasarkan pemba
EKONOMI
JAKARTA Harga sejumlah komoditas pangan di tingkat pedagang eceran nasional masih mengalami pergerakan. Berdasarkan data Pusat Informasi
EKONOMI
MEDAN Pengamat politik Sumatera Utara, Shohibul Anshor Siregar, menilai komitmen pemberantasan korupsi pada masa pemerintahan Presiden Pr
NASIONAL