Peran Dadan Hindayana Terkuak di Skema Jual Titik SPPG MBG, Uang Mengalir ke Atas
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap peran pihak swasta, Glory Harimas Sihombing (GHS), dalam kasus dugaan korupsi tata kelola
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN - Sejarah Sumatra Utara menyimpan narasi yang selama ini jarang dibaca secara kritis, salah satunya tuduhan praktik kanibalisme yang dilekatkan pada masyarakat pedalaman.
Sejumlah kajian terbaru menyebut, stigma tersebut tidak semata fakta sejarah, melainkan bagian dari konstruksi sosial yang berkaitan dengan kepentingan perdagangan dan kolonial.
Dalam buku "Rumor Kanibal, Menolak Batak dan Jejak Perdagangan: Etnohistori Sumatra Bagian Utara" karya Erond L. Damanik, disebutkan bahwa label "kanibal" terhadap masyarakat pedalaman dibentuk oleh aktor-aktor tertentu untuk kepentingan ekonomi dan politik pada masa lalu.Baca Juga:
"Penyebutan masyarakat pedalaman sebagai liar, tidak beradab, dan kanibal sesungguhnya merupakan ciptaan yang dibentuk oleh pihak tertentu untuk tujuan tertentu," tulis Damanik dalam kajiannya.
Strategi Mengendalikan Jalur Dagang
Sejak abad ke-12, wilayah Sumatra bagian utara dikenal sebagai kawasan kaya komoditas seperti kapur barus, kemenyan, dan emas.
Kondisi ini menjadikannya bagian penting dalam jaringan perdagangan di kawasan Selat Malaka.
Namun, di tengah ramainya aktivitas perdagangan, muncul strategi sosial yang disebut berperan dalam pembentukan rumor tersebut.
Narasi kanibalisme diduga digunakan oleh masyarakat pesisir untuk membatasi akses langsung pedagang asing ke wilayah pedalaman.
Dalam kajian tersebut, stigma itu berfungsi sebagai alat kontrol perdagangan, di mana pedagang asing diarahkan untuk tetap bergantung pada perantara dari wilayah pesisir.
Antara Fakta dan Praktik Sosial
Meski demikian, Damanik mencatat bahwa praktik antropofagi tidak sepenuhnya dapat dihapus dari catatan sejarah. Namun, praktik tersebut tidak bersifat umum atau menjadi kebiasaan sosial.
"Tindakan tersebut dilakukan dalam konteks tertentu, seperti hukuman terhadap pelaku kejahatan, tawanan perang, atau pelanggar norma adat," demikian tertulis dalam buku tersebut.
Dengan demikian, praktik tersebut lebih tepat dipahami sebagai bagian dari sistem hukum adat pada masa lampau, bukan sebagai karakter budaya sehari-hari suatu kelompok masyarakat.
Dampak pada Identitas dan Sejarah
Narasi kanibalisme ini turut memengaruhi pembentukan identitas etnis di Sumatra Utara.
Istilah "Batak" dalam sejumlah kajian disebut merupakan konstruksi etnograf kolonial yang dilekatkan dengan konotasi negatif seperti "liar" dan "tidak beradab".
Dalam konteks tersebut, masyarakat pedalaman kerap dibedakan dari masyarakat pesisir yang dianggap lebih "teratur" karena telah terpengaruh agama dan jaringan perdagangan global.
Warisan Narasi Kolonial
Sejumlah peneliti sejarah kini mulai mengkritisi kembali narasi tersebut.
Label kanibalisme dinilai sebagai bagian dari warisan kolonial yang digunakan untuk membentuk hierarki sosial sekaligus melegitimasi dominasi ekonomi dan politik pada masa lampau.
Kajian-kajian baru ini mendorong pembacaan ulang terhadap sejarah Sumatra Utara, dengan menempatkan narasi lama dalam konteks kepentingan yang melatarbelakanginya.*
(d/ad)
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap peran pihak swasta, Glory Harimas Sihombing (GHS), dalam kasus dugaan korupsi tata kelola
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali menetapkan satu tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi G
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan jajaran direksi dan komisaris lima bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara
EKONOMI
SINGKIL Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke80 tahun 2026, Polres Aceh Singkil melaksanakan kegiatan anjangsana kepada para pu
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan menyiapkan sejumlah kantong parkir atau parkir satelit di sekitar Stadion Teladan guna mengantisipasi lonjak
PEMERINTAHAN
JAKARTA Calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih diwajibkan mengikuti pelatihan dasar militer s
PEMERINTAHAN
JAKARTA Relawan Garda Prabowo melaporkan mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto, ke B
NASIONAL
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto buka suara terkait harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi seperti
EKONOMI
JAKARTA Pemeriksaan mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya oleh penyidik Kejaksaan Agung mengungkap perkembangan bar
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Kabupaten Karo berencana menghapus retribusi masuk ke kawasan pemandian air panas Sidebukdebuk setelah mendapat masuka
PEMERINTAHAN