BREAKING NEWS
Kamis, 14 Mei 2026

Medan Teater Gelar Festival Musikalisasi Puisi “Kopi & Kepo” di Taman Budaya Medan, Wali Kota Rico Waas: Jadi Ruang Ekspresi Generasi Muda

Raman Krisna - Sabtu, 02 Mei 2026 21:33 WIB
Medan Teater Gelar Festival Musikalisasi Puisi “Kopi & Kepo” di Taman Budaya Medan, Wali Kota Rico Waas: Jadi Ruang Ekspresi Generasi Muda
Wali Kota Medan Rico Waas hadir dalam Festival Musikalisasi Puisi bertajuk Kopi & Kepo di Taman Budaya Medan, Jalan Perintis Kemerdekaan, Sabtu, 2 Mei 2026. (foto: Rico Tri Putra Bayu Waas/fb)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN — Kelompok Medan Teater menggelar Festival Musikalisasi Puisi bertajuk Kopi & Kepo di Taman Budaya Medan, Jalan Perintis Kemerdekaan, Sabtu, 2 Mei 2026.

Kegiatan berlangsung dari sore hingga malam hari.

Festival ini menjadi bentuk apresiasi terhadap buku puisi karya Hasan Al Banna yang masuk tiga besar buku puisi pilihan Tempo 2025.

Baca Juga:

Karya-karya dalam buku tersebut diinterpretasikan melalui pertunjukan musikalisasi puisi oleh kelompok 7 Keliling.

Mereka memadukan pembacaan teks, musik, dan eksplorasi panggung untuk menghadirkan pengalaman artistik atas puisi-puisi yang ditampilkan.

Pimpinan Medan Teater, Munawar Lubis, mengatakan festival ini merupakan upaya menghadirkan puisi ke ruang publik dengan pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat.


"Festival ini adalah cara kami merayakan puisi, menghadirkan rasa yang sering terabaikan dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Ia menambahkan, musikalisasi puisi bukan sekadar pertunjukan, tetapi ruang dialog antara karya sastra dan realitas sosial.

Menurutnya, karya dalam festival ini merepresentasikan berbagai spektrum emosi manusia, mulai dari keresahan hingga kesedihan yang sunyi.

Wali Kota Medan Rico Waas turut hadir sekaligus membuka acara. Ia menekankan pentingnya kegiatan seni dalam memperkuat ekosistem budaya di Kota Medan.

"Kegiatan ini menjadi bukti bahwa seni dan sastra tetap hidup dan relevan, serta menjadi ruang ekspresi generasi muda," kata Rico.

Festival Kopi & Kepo diharapkan menjadi ruang apresiasi yang mempertemukan karya sastra dengan publik yang lebih luas.

Medan Teater juga menegaskan bahwa puisi merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari yang dapat dinikmati semua kalangan.*


(mi/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pembunuhan Lansia di Pekanbaru: Pelaku Teridentifikasi, Kabur ke Medan
Pemko Medan Hadiri Simulasi Sispamkota di Belawan, Aparat Uji Respons Tangani Massa Anarkis
Hardiknas 2026, Rico Waas: Tak Boleh Ada Anak Putus Sekolah di Medan
Menkomdigi Sebut Pernyataan Amien Rais Fitnah dan Ujaran Kebencian, Berpotensi Langgar UU ITE
ABP Siapkan Langkah Hukum terhadap Amien Rais, Sebut Pernyataan soal Prabowo dan Teddy sebagai Tuduhan Keji
May Day 2026 di Medan, Wali Kota Rico Waas: Buruh adalah Denyut Nadi Ekonomi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru