BREAKING NEWS
Kamis, 17 September 2026

Kisah Pilu Aris Sanda, 13 Tahun Jadi Sopir dan Layani Warga di Pedalaman Papua hingga Tewas Ditembak OPM

Dharma - Kamis, 17 September 2026 21:22 WIB
Kisah Pilu Aris Sanda, 13 Tahun Jadi Sopir dan Layani Warga di Pedalaman Papua hingga Tewas Ditembak OPM
Koops TNI Habema menerbangkan helikopter Bell dan Fennec untuk mengevakuasi istri Aris, Sinta Bilolo, yang bekerja sebagai guru di Distrik Mbua, Kamis, 17 September 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TORAJA UTARA — Duka mendalam menyelimuti keluarga Aris Sanda, 41 tahun, atau yang akrab disapa Bapak Tasya.

Pria asal Tampan Bonga, Kecamatan Bangkelekila, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, itu tewas dalam penembakan dan pembakaran kendaraan di kawasan Danau Habema, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Selasa, 15 September 2026.

Aris merupakan pengemudi angkutan lajuran yang selama 13 tahun melayani rute Trans Wamena-Nduga.

Baca Juga:

Ia dikenal warga sebagai salah satu pengemudi yang rutin melewati jalur ekstrem menuju wilayah pedalaman, termasuk Distrik Mbua.

Bagi masyarakat yang tinggal di pedalaman Papua Pegunungan, Aris bukan hanya pengemudi.

Ia turut membantu menghubungkan kebutuhan warga di desa dengan pusat kota.

Membawa Logistik hingga Mengantar Warga Berobat

Selama lebih dari satu dekade, Aris mengangkut berbagai kebutuhan pokok dan logistik dari Wamena menuju pedalaman.

Ia juga membawa hasil pertanian warga dari desa menuju Kota Wamena.

Selain mengangkut barang, Aris kerap membawa anak-anak menuju sekolah serta mengantar warga yang membutuhkan layanan kesehatan ke kota.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema Letkol Inf Wirya Arthadiguna menyayangkan kekerasan yang menimpa Aris ketika sedang menjalankan pekerjaannya.

"Korban sedang bekerja membawa logistik dan melayani transportasi masyarakat menuju pedalaman. Orang-orang yang bekerja membantu kehidupan masyarakat seharusnya dapat menjalankan tugasnya dengan aman dan tidak menjadi korban kekerasan," ujar Wirya dalam keterangannya, Rabu (16/9/2026).

Editor
: Administrator
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pecatan TNI Diduga Terlibat Sindikat Curanmor di 15 TKP, Polrestabes Medan Ungkap Peran 5 Terduga Pelaku
TNI Ungkap 44.677 Hektare Aset Tanah Bermasalah, Berpotensi Picu Konflik Agraria
Berkedok Skenario Kecelakaan 4 Prajurit Senior Resmi Jadi Tersangka Tewasnya Serda Ahmad di Mess Lanud Halim
Jembatan Gantung 265 Meter di Aceh Tenggara Rampung, Akses Warga Kembali Terbuka
Satu Lagi Pelaku Begal yang Tusuk Pengendara di Medan Ditangkap, Motor Korban Dijual Rp9 Juta
Diduga Tersengat Listrik dari Charger HP, Pria di Labusel Ditemukan Tewas di Kamar Kontrakan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru