Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Juru Bicara OPM Sebby Sambom menyatakan kelompoknya bertanggung jawab atas penembakan tersebut.
Menurut Sebby, aksi itu dilakukan oleh kelompok yang berada di bawah pimpinan Egianus Kogoya.
"Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB telah menerima laporan resmi dari panglima TPNPB OPM Kodap III Ndugama Brigjen Egianus Kogoya bahwa kami bertanggung jawab atas penembakan agen militer berprofesi sebagai tukang sopir di jalur trans Wamena-Nduga," ujar Sebby Sambom.
Pernyataan tersebut menjadi bagian dari informasi mengenai pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan terhadap Aris.
Sementara itu, aparat keamanan masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap kelompok yang disebut terlibat.
23 Tahun Merantau di Tanah Papua
Kepergian Aris meninggalkan duka bagi keluarga di Toraja Utara. Ia diketahui telah merantau ke Tanah Papua selama 23 tahun.
Aris pergi merantau sejak masih sekolah dengan mengikuti kakaknya.
Selama berada di Papua, ia tetap memberikan perhatian kepada keluarganya di kampung halaman.
Ia rutin mengirimkan uang untuk membantu kebutuhan orangtuanya yang telah lanjut usia. Aris juga membantu membiayai pendidikan adik-adik dan keponakannya.
Ibu kandung Aris, Elisabet Salasa, mengenang percakapan terakhir dengan putranya.
Saat itu, Aris disebut berencana pulang ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.