Enam Tahun Buron! Harun Masiku Belum Juga Ditemukan, KPK Buka Suara
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa upaya pencarian terhadap buronan kasus dugaan suap Harun Masiku masih terus
HUKUM DAN KRIMINAL
BITVONLINE.COM -Pada tanggal 20 April 2025, umat Kristen di seluruh dunia merayakan hari raya Paskah yang memperingati kebangkitan Yesus Kristus setelah penyaliban-Nya.
Paskah bagi umat Kristen adalah perayaan keimanan yang mengingatkan mereka akan kemenangan hidup atas kematian, dan menjadi momen penting dalam tradisi Kristen.
Namun, selain peringatan Paskah yang dikenal dalam agama Kristen, bangsa Yahudi juga memiliki perayaan Paskah mereka sendiri yang disebut dengan Pesach.
Meskipun kedua perayaan tersebut memiliki akar sejarah yang serupa, yakni tentang pembebasan, keduanya memiliki makna yang sangat berbeda.
Paskah Kristen merayakan kebangkitan Yesus Kristus yang dianggap sebagai penebus dosa umat manusia, sementara Paskah Yahudi justru lebih fokus pada peringatan pembebasan bangsa Israel dari perbudakan di Mesir.
Pesach atau Paskah Yahudi, berakar dari kisah dalam Kitab Keluaran yang mengisahkan pembebasan bangsa Israel setelah mereka dianiaya oleh bangsa Mesir.
Pada malam terakhir wabah yang melanda Mesir, malaikat maut "melewati" rumah-rumah orang Israel yang telah mengoleskan darah anak domba di pintu mereka, menyelamatkan anak sulung mereka dari kematian.
Perayaan Paskah Yahudi ini dimulai pada tanggal 15 Nisan dalam kalender Ibrani, dan dirayakan selama delapan hari. Tradisi utama yang dilakukan selama Paskah Yahudi adalah makan roti tidak beragi (matzah), yang mengingatkan umat Yahudi akan terburu-burunya bangsa Israel dalam meninggalkan Mesir, sehingga mereka tidak sempat membuat roti yang difermentasi.
Selain itu, selama perayaan Pesach juga diadakan upacara seder, yaitu makan malam ritual yang mengisahkan kembali perjalanan pembebasan dengan berbagai simbol dan makanan khas.
Paskah Yahudi telah dirayakan sejak lebih dari 3.000 tahun lalu dan menjadi simbol kebebasan, perjuangan, dan perlindungan ilahi. Meskipun Paskah Yahudi dan Paskah Kristen berbagi akar sejarah, kedua perayaan ini memegang makna yang sangat berbeda dalam tradisi agama masing-masing.
Secara umum, Paskah Kristen dirayakan pada Minggu pertama setelah bulan purnama pertama setelah ekuinoks musim semi, sementara Paskah Yahudi mengikuti kalender Ibrani dengan tanggal tetap pada 15 Nisan.
Dengan demikian, meskipun ada kesamaan dalam makna pembebasan, perayaan Paskah Yahudi dan Paskah Kristen memiliki simbolisme dan tradisi yang sangat berbeda, mencerminkan perjalanan iman dan sejarah yang unik bagi masing-masing agama.*
(tb/J006)
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa upaya pencarian terhadap buronan kasus dugaan suap Harun Masiku masih terus
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan proses ekstradisi tersangka kasus korupsi eKTP, Paulus Tannos, masih terus berjal
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyerahkan hasil kajian terkait tata kelola program prioritas pemerintah Makan Bergizi
HUKUM DAN KRIMINAL
BEKASI Seorang sopir mobil operasional berstiker Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Wawan Supandi (56), ditangkap polisi setelah me
HUKUM DAN KRIMINAL
CIBINONG Mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri, Ferdy Sambo, dikabarkan tengah mengikuti program pendidikan m
HUKUM DAN KRIMINAL
ASAHAN Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan menangkap seorang kurir narkoba berinisial SA (36) yang kedapatan membawa 10 kilogram sabu d
HUKUM DAN KRIMINAL
LABUSEL Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Sahputra Simatupang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat toleransi dan semangat k
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemulihan infrastruktur di tiga provinsi terdampak bencana hidrometeorologiAceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Baratterus menun
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mempercepat program peningkatan status Puskesmas menjadi fasilitas rawat inap d
KESEHATAN
TAPTENG Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya menata kembali ekosistem wila
PEMERINTAHAN