Menkeu juga mengungkapkan bahwa setiap bulan terdapat aliran dana valas dalam jumlah signifikan yang dikirimkan ke luar negeri oleh sebagian WNI.
Pemerintah, kata dia, berupaya menekan tren ini dengan memberikan insentif menarik bagi pemilik dana agar tidak perlu lagi memindahkan uang mereka ke luar negeri.
"Saya baru tahu juga bahwa ternyata setiap bulan banyak juga yang kirim ke luar negara orang Indonesia. Uang-uangnya utamanya ke beberapa negara di kawasan sini," ungkapnya.
"Jadi kita akan menjaga itu dengan memberikan insentif yang menarik, sehingga mereka nggak usah capek-capek kirim dolarnya ke luar."
Purbaya menekankan, apabila dana dolar tersebut dapat ditahan dan dikapitalisasi di dalam negeri, maka dampaknya akan signifikan bagi perekonomian nasional.