BREAKING NEWS
Rabu, 13 Mei 2026

Jelang Imlek dan Ramadan, Harga Referensi Minyak Sawit Mentah Indonesia Meroket ke 918,47 Dolar AS per Ton

Dharma - Senin, 02 Februari 2026 09:46 WIB
Jelang Imlek dan Ramadan, Harga Referensi Minyak Sawit Mentah Indonesia Meroket ke 918,47 Dolar AS per Ton
Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Tommy Andana. (Foto: ditjenpktn.kemendag)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Kementerian Perdagangan mencatat kenaikan harga referensi crude palm oil (CPO) atau minyak kelapa sawit mentah pada Februari 2026, menyusul lonjakan permintaan menjelang Hari Raya Imlek dan Ramadan.

Harga referensi ditetapkan sebesar 918,47 dolar AS per metric ton, naik 2,84 dolar AS atau 0,31 persen dibandingkan Januari 2026 yang tercatat 915,64 dolar AS per metric ton.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Tommy Andana, menjelaskan, kenaikan harga terjadi di tengah permintaan yang menguat, sementara pasokan tetap terbatas akibat penurunan produksi.

Baca Juga:

"Peningkatan ini disebabkan oleh naiknya permintaan sebagai antisipasi Hari Raya Imlek dan Ramadan, yang tidak diiringi dengan peningkatan suplai," ujarnya, Senin (2/2/2026).

Harga referensi CPO ditetapkan berdasarkan rata-rata harga tiga sumber utama, yakni Bursa CPO Indonesia, Bursa CPO Malaysia, dan harga di Pelabuhan Rotterdam, dengan periode penghitungan 20 Desember 2025–19 Januari 2026.

Berdasarkan perhitungan tersebut, harga referensi menggunakan Bursa Indonesia dan Malaysia sebagai acuan median, sehingga ditetapkan pada 918,47 dolar AS per ton.

Selain itu, pemerintah juga menetapkan bea keluar CPO sebesar 74 dolar AS per ton untuk periode Februari 2026, serta pungutan ekspor CPO sebesar 10 persen dari harga referensi, atau senilai 91,8472 dolar AS per ton.

Kebijakan ini mengacu pada PMK Nomor 38 Tahun 2024 juncto PMK Nomor 68 Tahun 2025 dan PMK Nomor 69 Tahun 2025.

Kenaikan harga ini menjadi indikasi kuat bahwa sektor kelapa sawit tetap menjadi komoditas strategis di tengah musim perayaan, sekaligus menunjukkan dinamika pasar global yang memengaruhi perdagangan CPO Indonesia.*

(k/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Puasa Ayyamul Bidh Sya’ban: Rahasia Nabi Raih Dua Pahala Sekaligus Jelang Ramadan
Syaban, Bulan yang Sering Terlupa di Antara Rajab dan Ramadan
Bupati Batu Bara Hadiri Dzikir dan Doa Bersama serta Serahkan Santunan kepada 100 Anak Yatim di Desa Kwala Gunung
Jelang Ramadan dan Idulfitri 2026, Bobby Nasution Pastikan Stok Pangan Sumut Aman dan Surplus Semua Komoditas Pokok
Apakah Sah Puasa Syaban Tanpa Niat Malam? Simak Penjelasannya
Wamenag Harap 1 Ramadan 2026 Sejalan dengan Muhammadiyah, Sidang Isbat Menjadi Acuan Final
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru