BREAKING NEWS
Rabu, 13 Mei 2026

Program MBG Hasilkan 6 Juta Liter Minyak Jelantah per Bulan, Disiapkan Jadi Energi Hijau Nasional

Dharma - Jumat, 08 Mei 2026 17:25 WIB
Program MBG Hasilkan 6 Juta Liter Minyak Jelantah per Bulan, Disiapkan Jadi Energi Hijau Nasional
Petugas menyiapkan paket makanan bergizi gratis di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pamerah, Jakarta. (Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) disebut menghasilkan jutaan liter minyak jelantah setiap bulan dari operasional ribuan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Potensi tersebut kini mulai dilirik untuk mendukung pengembangan energi hijau dan ekonomi sirkular nasional.

Badan Gizi Nasional (BGN) bersama PT Pertamina
resmi menjalin kerja sama pemanfaatan minyak jelantah hasil operasional program MBG di berbagai daerah.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengatakan setiap SPPG rata-rata menggunakan sekitar 800 liter minyak goreng setiap bulan. Dari jumlah tersebut, sekitar 70 persen akan berubah menjadi minyak jelantah.

Baca Juga:

"Setiap SPPG menggunakan kurang lebih 800 liter minyak goreng setiap bulan. Sebanyak 70 persennya akan menjadi minyak jelantah," ujar Dadan dalam keterangannya, Jumat (8/5/2026).

Menurutnya, setiap SPPG diperkirakan menghasilkan sekitar 500 hingga 590 liter minyak jelantah per bulan. Dengan jumlah SPPG yang kini mencapai sekitar 17.200 unit di Pulau Jawa, potensi minyak jelantah yang dihasilkan diperkirakan mencapai sekitar 6 juta liter setiap bulan.

"Kalau dikalikan sekitar 500 liter, maka potensinya bisa mencapai 6 juta liter per bulan," katanya.

Dadan menjelaskan penggunaan minyak goreng di lingkungan program MBG juga dibatasi demi menjaga kualitas makanan bagi penerima manfaat. Minyak goreng, kata dia, maksimal hanya digunakan tiga kali penggorengan sebelum menjadi minyak jelantah.

Selain pengolahan minyak jelantah, BGN juga mulai mendorong penggunaan energi alternatif di lingkungan dapur MBG. Salah satunya melalui pemanfaatan jaringan gas alam dan compressed natural gas (CNG) untuk mendukung sistem energi yang lebih bersih dan efisien.

BGN menilai pemanfaatan minyak jelantah dapat menjadi langkah strategis dalam membangun energi hijau berbasis ekonomi sirkular sekaligus memperkuat kemandirian energi nasional.

"Minyak yang tadinya dianggap sampah bisa menjadi bernilai dan memiliki manfaat ekonomi," tutur Dadan.*

(oz/dh)

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Tak Mau Ada Kelalaian, Pemko Tanjungbalai Perketat Pengawasan Dapur MBG
Rico Waas Tegaskan Media Harus Jadi Pilar Informasi Kredibel untuk Kawal Program Pemko Medan
Wali Kota Medan Tekankan Peran Media sebagai Pengawal Program Pemerintah, Soroti Kredibilitas Pemberitaan
BGN Usulkan Pembangunan Dapur MBG di Perguruan Tinggi, BEM KM IPB Tolak Keras: Jangan Terlalu Memaksa, Rakyatmu Sudah Muak!
Prabowo Minta Pengawasan Ketat Celah Korupsi MBG, DPR: Presiden Tak Main-Main
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Tinjau Dua Dapur SPPG, Pastikan Higienitas dan Kualitas Produksi Pangan Bergizi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru