BREAKING NEWS
Kamis, 14 Mei 2026

Rupiah Tembus Rp17.500, Menkeu Purbaya: Tak Perlu Panik, Tak Seburuk Krisis Moneter 1998

Adelia Syafitri - Rabu, 13 Mei 2026 18:13 WIB
Rupiah Tembus Rp17.500, Menkeu Purbaya: Tak Perlu Panik, Tak Seburuk Krisis Moneter 1998
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (foto: Kemenkeu RI/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta masyarakat tetap tenang menyikapi pelemahan nilai tukar rupiah yang sempat menembus level Rp17.500 per dolar Amerika Serikat (AS).

Ia menegaskan fundamental ekonomi Indonesia masih berada dalam kondisi kuat.

"Enggak perlu panik, karena pondasi ekonomi bagus, kita tahu betul kelemahan di mana dan bisa kita betulin," kata Purbaya di kawasan Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu, 13 Mei 2026.

Baca Juga:

Purbaya menilai kekuatan fundamental ekonomi nasional saat ini mampu menahan tekanan eksternal, termasuk potensi gejolak nilai tukar.

Ia bahkan menyebut kondisi tersebut tidak seburuk krisis moneter 1998.

Meski demikian, ia tidak merinci lebih jauh indikator yang dimaksud sebagai fondasi kuat ekonomi Indonesia. Menurut dia, pemerintah akan terus melakukan langkah korektif bila diperlukan.

"Kita akan cari langkah yang tepat, dengan pondasi ekonomi kuat enggak akan terlalu susah sepertinya," ujarnya.

Purbaya juga menyebut Bank Indonesia akan terus melakukan intervensi dan kebijakan stabilisasi untuk menjaga pergerakan rupiah agar tetap terkendali.

"Mereka yang berwenang dan saya yakin mereka bisa kendalikan. Kita akan bantu sedikit-sedikit nanti," kata dia.

Sebelumnya, rupiah sempat melemah hingga menyentuh Rp17.500 per dolar AS pada pembukaan perdagangan.

Namun, pada penutupan sesi perdagangan, mata uang Garuda kembali menguat ke level Rp17.460 per dolar AS berdasarkan data Refinitiv.*


(cb/ad)

Editor
: Johan
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Rico Waas Jajaki Kerja Sama dengan UNDP, Medan Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan hingga Digitalisasi Layanan
Pemerintah Siapkan Subsidi Pangan Impor Jika Harga Tembus HET Imbas Rupiah Melemah ke Rp 17.500 per Dolar AS
Menlu Singapura Soroti Selat Malaka dan Hormuz, Sebut Kerja Sama RI Jadi Contoh Stabilitas Dunia
Rupiah Rebound Tipis ke Rp 17.515 per Dolar AS di Tengah Tekanan Pasar Global dan MSCI
Pemkot Tanjungbalai Percepat Pembangunan Gerai KDMP/KKMP, Ini Targetnya
Hakim Ungkap Kerugian Negara Kasus Chromebook Capai Rp 5,2 Triliun, Lebih Besar dari Tuntutan Jaksa
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru