BREAKING NEWS
Minggu, 24 Mei 2026

FTSE Russell Coret 4 Saham RI, Dana Asing Rp 4 Triliun Kabur dari Bursa

Adelia Syafitri - Minggu, 24 Mei 2026 10:20 WIB
FTSE Russell Coret 4 Saham RI, Dana Asing Rp 4 Triliun Kabur dari Bursa
ilustrasi - Arus dana asing kembali keluar dari pasar modal Indonesia setelah FTSE Russell menghapus empat saham asal Indonesia dari indeks FTSE Global Equity Index Series. (Foto: Shutterstock)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Arus dana asing kembali keluar dari pasar modal Indonesia setelah FTSE Russell menghapus empat saham asal Indonesia dari indeks FTSE Global Equity Index Series (GEIS). Kebijakan tersebut memicu capital outflow sekitar Rp 4 triliun dari Bursa Efek Indonesia.

Empat saham yang dikeluarkan dari indeks tersebut adalah PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ), PT Hillcon Tbk (HILL), dan PT Mulia Industrindo Tbk (MLIA).

Penghapusan itu diumumkan dalam laporan June 2026 Quarterly Review yang dirilis pada Sabtu (23/5/2026). Keputusan tersebut disebut langsung memberi tekanan pada pergerakan pasar saham domestik.

Baca Juga:

Investment Specialist PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI), Ahmad Faris Mu'tashim, mengatakan aksi keluar dana asing sudah terjadi bahkan sebelum pengumuman resmi dirilis.

Menurutnya, manajer investasi yang menggunakan FTSE sebagai acuan sudah melakukan penyesuaian portofolio lebih awal atau front run, sehingga arus keluar dana asing terjadi lebih cepat.

"Untuk aksi outflow sebenarnya sudah mulai frontrun dari MI yang menggunakan FTSE sebagai benchmarking indeks ETF dengan foreign outflow sebesar Rp 4 triliun," ujarnya.

Tekanan jual asing tersebut disebut menjadi salah satu faktor yang membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah selama delapan hari perdagangan berturut-turut.

Meski begitu, ia menilai dampaknya tidak sebesar saat keluarnya saham Indonesia dari indeks lain seperti MSCI, karena dana kelolaan berbasis FTSE relatif lebih kecil.

FTSE Russell menyebut perubahan ini akan efektif setelah penutupan perdagangan 19 Juni 2026, dengan finalisasi pada 8 Juni 2026.*

(k/dh)

Editor
: Johan
0 komentar
Tags
beritaTerkait
IHSG Terpuruk 8,35%, Kapitalisasi Pasar Hilang Rp1.190 Triliun dalam Sepekan
IHSG Ditutup Menguat 1,10% ke 6.162, Saham Big Caps Jadi Penopang
IHSG Nyaris Tembus 6.000, BBCA hingga TPIA Jadi “Biang Kerok”
Pasar Panik! IHSG Ditutup Merosot ke Level 6.094 Usai Sentimen Danantara
IHSG Rontok gegara Danantara, Airlangga Siap Buka-bukaan ke Investor
Purbaya Klaim Perusahaan Tambang Bisa Raup Untung Ganda dari DSI
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru