Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
KARAWANG – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyebut adanya peningkatan kesejahteraan di kalangan petani.
Ia mengungkapkan, berdasarkan laporan yang diterimanya dari berbagai daerah, semakin banyak petani yang mampu meningkatkan taraf hidupnya.
Prabowo mengatakan, peningkatan ekonomi petani terlihat dari naiknya kemampuan membeli kendaraan hingga meningkatnya jumlah masyarakat yang menjalankan ibadah umrah.
Baca Juga:
Hal tersebut disampaikan Prabowo saat meluncurkan bahan bakar biodiesel B50 di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026).
"Saya dapat laporan dari berbagai provinsi bahwa petani-petani kita sekarang meningkat pembelian motor, pembelian mobil meningkat puluhan persen, ya kan? Ada petani-petani sekarang umrahnya juga meningkat, ya kan?" ujar Prabowo.
Menurut Prabowo, peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat desa menjadi tanda bahwa kondisi pendapatan petani mulai membaik.
Ia bahkan menyebut adanya peningkatan tradisi masyarakat dalam menggelar acara besar.
"Kemarin potong kerbau, potong sapinya juga meningkat," sambungnya.
Presiden menilai kemampuan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup dan meningkatkan gaya hidup merupakan salah satu indikator keberhasilan pembangunan.
Menurut dia, Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak sumber daya, sehingga masyarakat harus ikut merasakan manfaat dari kekayaan tersebut.
"Dan kita tidak boleh rendah diri. Kita tidak boleh menerima bahwa rakyat kita harus miskin. Kita negara yang kaya, rakyat kita juga harus menikmati kekayaan itu, saudara-saudara," jelas Prabowo.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyampaikan keyakinannya bahwa program biodiesel B50 dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian petani.
Ia berharap penggunaan bahan bakar berbasis kelapa sawit tersebut mampu memperkuat sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Jadi hari ini tonggak bersejarah. Petani kita juga akan terus meningkatkan penghasilannya. Kita akan berhasil bila petani-petani kita hidupnya lebih baik," imbuhnya.
Program biodiesel B50 merupakan pengembangan dari kebijakan sebelumnya, dengan peningkatan campuran bahan bakar berbasis minyak sawit.
Pemerintah berharap kebijakan tersebut dapat mengurangi ketergantungan energi impor sekaligus memberikan nilai tambah bagi sektor perkebunan.* (km/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.