Dari Serdang Bedagai hingga Nias, Kapolri Ganti 6 Wajah Baru Kapolres di Sumut
MEDAN Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi dan promosi sejumlah pejabat di lingkungan Polda Sumatera Utara (Sumut). Enam
NASIONAL
MEDAN – Krisis pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Medan mulai berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
Antrean kendaraan terlihat mengular di berbagai SPBU sejak pagi.
Sebagian warga bahkan harus menunggu hingga lebih dari dua jam hanya untuk mendapatkan beberapa liter bahan bakar.Baca Juga:
Di SPBU Simpang Selayang, Jalan Setia Budi, Medan, Rabu (15/7/2026), antrean kendaraan roda dua tampak berkelok-kelok memenuhi area pengisian.
Rudi (45), salah seorang warga yang telah mengantre sekitar satu jam, mengaku khawatir tidak kebagian BBM setelah menunggu cukup lama.
"Ngeri-ngeri sedap juga, Bang, kalau sempat dibilang minyak habis. Padahal, aku sudah lama menunggu di sini."
Di depannya masih terdapat puluhan sepeda motor yang mengantre, sementara dari belakang antrean terus bertambah.
"Semoga tidak habis, Bang," harap Rudi, yang bekerja di salah satu rumah sakit di Medan.
Situasi serupa terjadi di SPBU Jalan Jamin Ginting, sekitar tujuh kilometer dari lokasi tersebut.
Bahkan sebelum stasiun pengisian dibuka, kendaraan roda dua, mobil pribadi hingga truk sudah memenuhi antrean.
Aditya (40), yang bekerja sebagai tenaga lapangan, mengatakan dirinya bersama rekannya sudah datang sejak pukul 08.30 WIB.
Namun ketika tiba, antrean sudah sangat panjang.
"Dua jam lebih sudah kami di sini, Bang," ucap Aditya sambil menunjuk rekannya yang masih berada di dalam antrean.
Hingga pukul 10.45 WIB, mereka belum juga memperoleh giliran mengisi BBM.
Menurut Aditya, keterlambatan itu membuat jadwal pekerjaan mereka ikut terganggu.
"Jam segitu waktu makan siang, terpaksa jam 1 atau jam 2 mulai kerja."
Warga Tembung, Kabupaten Deli Serdang, itu mengaku telah menghubungi pemilik rumah yang menjadi lokasi pekerjaan mereka agar memahami keterlambatan tersebut.
"Ini barusan menelepon yang punya rumah, sudah tahu dia kami isi minyak. Kami menunggu lama, mau lanjut enggak bisa, pulang lagi minyak sudah tidak ada. Dua titik lagi tadi. Bensin eceran pun tak ada."
Ia menilai kondisi tersebut membuat pendapatan hariannya ikut berkurang karena waktu kerja menjadi lebih singkat.
"Kesal-lah kayak gini, jadi dihitung setengah harilah kami ini, enggak mungkin dihitung satu harian. Gaji kami pun jadi setengah harilah."
Meski demikian, Aditya mengatakan dirinya tetap harus bekerja demi memenuhi kebutuhan keluarga.
"Namanya pemborong mana mau rugi dia, Bang. Tapi, daripada enggak ada sama sekali, gimana pun dikerjakanlah, daripada enggak makan."
Keluhan serupa disampaikan Hendra (43), teknisi pendingin ruangan (AC) yang juga ikut mengantre di SPBU yang sama.
Menurut Hendra, seharusnya ia sudah tiba di rumah pelanggan sejak pukul 09.00 WIB. Namun panjangnya antrean membuat pekerjaannya tertunda.
"Aku juga sudah lima kali ditelepon yang punya AC karena belum sampai di rumahnya."
Hendra mengaku telah menjelaskan kepada pelanggannya bahwa dirinya masih terjebak antrean BBM. Ia berharap pelanggan dapat memahami situasi yang terjadi.
"Mudah-mudahan sabar dia. Kami mau service AC-nya. Kami akan ke rumahnya karena dipesan lewat Facebook. Kami kan buka layanan di situ."
Kelangkaan BBM yang terjadi di Medan tidak hanya memicu antrean panjang di sejumlah SPBU, tetapi juga mulai mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat.
Pekerja harian, teknisi, hingga pelaku usaha kecil mengaku kehilangan waktu produktif dan berpotensi mengalami penurunan pendapatan akibat sulitnya memperoleh bahan bakar.* (km/ad)
MEDAN Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi dan promosi sejumlah pejabat di lingkungan Polda Sumatera Utara (Sumut). Enam
NASIONAL
JOMBANG KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 202620
NASIONAL
JAKARTA Harga sejumlah bahan pangan nasional mengalami kenaikan pada Senin (31/8/2026). Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Stra
EKONOMI
JOMBANG KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 20262031. Penetap
NASIONAL
JAKARTA Harga emas Antam hari ini, Senin (31/8/2026), terpantau stabil di level Rp2.670.000 per gram. Harga tersebut berdasarkan pembaruan
EKONOMI
JAKARTA Komisi III DPR RI mengungkap 13 jenis tindak pidana yang diusulkan masuk dalam Rancangan UndangUndang (RUU) tentang Perampasan As
NASIONAL
SIMALUNGUN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mendorong penguatan sinergi dengan DPRD Sumut dalam merumuskan arah pembangu
PEMERINTAHAN
JAKARTA Ketua Umum DPN Komunitas Banteng Asli Nusantara (Kombatan) Budi Mulyawan mendorong revitalisasi menyeluruh terhadap Perumda Pasar
NASIONAL
JAKARTA TNI Angkatan Laut (TNI AL) bersama Republic of Korea Navy (ROKN) memperkuat kemampuan operasi penyelaman dan penyelamatan bawah ai
INTERNASIONAL
JAKARTA Ekonom senior sekaligus Rektor Universitas Paramadina Prof Didik J. Rachbini menilai pergantian kepemimpinan Bank Indonesia (BI) b
EKONOMI