Dipecat dan Dipenjara, Empat Prajurit TNI Penyiram Aktivis KontraS Ajukan Banding
JAKARTA Oditurat Militer II07 Jakarta memutuskan tidak mengajukan banding atas putusan majelis hakim terhadap empat anggota Badan Intel
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – Proses mediasi antara Nikita Mirzani dan dokter Reza Gladys terkait dugaan Perbuatan Melawan Hukum berakhir tanpa kesepakatan.
Tawaran perdamaian senilai Rp200 miliar yang diajukan kubu Nikita ditolak mentah-mentah oleh pihak Reza Gladys, bahkan mereka justru mengajukan tuntutan kerugian yang jauh lebih besar, mencapai Rp504 miliar.
Kuasa hukum Nikita, Marulitua Sianturi, membenarkan bahwa proposal kliennya ditolak tanpa kompromi.Baca Juga:
"Kami sudah menyelesaikan proses mediasi dengan agenda jawaban para tergugat. Poin pertama, mereka menolak proposal yang diajukan para penggugat, yaitu Rp200 miliar," ujar Marulitua di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (18/11).
Di kubu seberang, tim hukum Reza Gladys yang dipimpin Surya Batubara dan Robert Paruhum menegaskan, pihaknya bersikeras dengan angka kerugian Rp504 miliar.
"Pihak penggugat mengajukan Rp200 miliar minggu lalu. Kami minggu ini Rp504 miliar. Selisihnya Rp304 miliar. Kami mau sepakat untuk berdamai jika selisih ini diberikan kepada kami," kata Surya.
Marulitua menilai tuntutan tersebut tidak relevan dalam konteks mediasi.
"Kalau tadi didalilkan ada kerugian Rp4 miliar dan Rp500 miliar, saya kira itu irasional. Kalau mau gugatan balik melalui rekonvensi, silakan. Tapi selesaikan dulu proses mediasi ini," tambahnya.
Tuntutan Rp504 miliar dari pihak Reza Gladys terdiri dari kerugian materiel Rp4 miliar dan kerugian imateriel Rp500 miliar.
Kuasa hukum Reza, Robert Paruhum, menegaskan angka ini mencerminkan dampak kasus pemerasan yang menyeret nama Nikita Mirzani.
"Setelah kasus ini, fokus dr. Reza jadi terganggu. Bisnisnya terdampak, dan yang paling berat adalah reputasinya jatuh akibat framing negatif serta perundungan masif di media sosial," ujar Robert.
Sementara itu, tim Nikita tetap menilai tuntutan Rp504 miliar tidak masuk akal, terutama karena hingga saat ini belum ada bukti yang menunjukkan produk Reza Gladys bermasalah.
JAKARTA Oditurat Militer II07 Jakarta memutuskan tidak mengajukan banding atas putusan majelis hakim terhadap empat anggota Badan Intel
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan pemerintah tidak akan melakukan impor beras konsumsi dalam waktu dekat
EKONOMI
JAKARTA Roy Suryo berencana mengajukan penangguhan penahanan setelah ditahan oleh Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penyebaran tudin
HUKUM DAN KRIMINAL
LHOKNGA Musyawarah Ke2 Persatuan Masyarakat Langsa (Permasa) yang digelar di kawasan Pantai Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (20/6/
POLITIK
JAKARTA Partai Demokrat meminta PDI Perjuangan (PDIP) menunjukkan sikap politik yang lebih tegas terkait posisinya terhadap pemerintahan
POLITIK
JAKARTA Wortel selama ini dikenal sebagai salah satu makanan yang baik untuk kesehatan mata karena kaya akan vitamin A. Namun, anggapan
KESEHATAN
JAKARTA Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait atau Ara menegaskan bantuan perumahan pemerintah harus tepat sasar
PEMERINTAHAN
DELI SERDANG Seorang anak lakilaki berusia 10 tahun bernama Azka Al Fatih dilaporkan hilang usai menunaikan salat Jumat di Kecamatan Pat
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, merespons video viral yang memperlihatkan sejumlah siswa di Kabupaten Samosir terlambat m
PEMERINTAHAN
JAKARTA Proses hukum kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke7 RI Joko Widodo memasuki babak baru. Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dok
NASIONAL