DPR Desak Pengangkatan Guru Honorer Jadi ASN Sebelum 2026 Berakhir
JAKARTA Komisi X DPR RI meminta pemerintah segera memberikan kepastian status bagi guru honorer dengan mengangkat mereka menjadi aparatu
NASIONAL
BOGOR -Tragedi mengerikan kembali mengguncang tanah air, ketika Indriana Dewi Eka Saputri (24) ditemukan tewas di Babakanmadang, Kabupaten Bogor, setelah mengalami perjalanan mengerikan selama empat hari sebelum jasadnya akhirnya dibuang di Kota Banjar, Jawa Barat. Kisah tragis ini membuka tabir kekejaman yang tak terbayangkan.
Dikutip dari keterangan Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Jawa Barat, Kombes Surawan, para pelaku membawa jasad Indriana dalam perjalanan mengerikan yang mencakup beberapa wilayah, termasuk Bogor, Jakarta, Cirebon, Kuningan, dan akhirnya Kota Banjar. Selama perjalanan tersebut, jasad korban didudukkan di kursi belakang mobil dengan mulut ditutup masker, agar terlihat seolah-olah sedang tidur.
Para pelaku, yang terdiri dari pria berinisial DA, wanita berinisial DP, dan seorang eksekutor bernama MR, bersekongkol untuk membunuh Indriana. Diperinci oleh Kombes Surawan, DA dan DP merupakan sepasang kekasih, namun Indriana juga memiliki hubungan asmara dengan DA. DP diduga menjadi otak di balik rencana pembunuhan ini, sedangkan MR bertindak sebagai pelaksana.
Usai melakukan pembunuhan, para pelaku membawa jasad Indriana ke beberapa lokasi, termasuk menginap di Jakarta sebelum akhirnya membuang jasadnya di Kota Banjar. Mereka merasa perlu untuk membuang jasad korban di tempat yang aman, sehingga membawa jasad Indriana keliling hingga ke Kuningan sebelum mobil yang mereka gunakan mogok, dan akhirnya jasadnya ditemukan di Banjar.
Kisah tragis ini mengungkap sisi gelap dalam hubungan antarmanusia, di mana cinta dan kebencian dapat bertemu dalam tragedi pembunuhan yang mengerikan. Kejamnya perjalanan empat hari yang dilalui jasad Indriana menjadi cerminan dari kekejaman para pelaku, yang tampaknya tidak mengenal belas kasihan.
Peristiwa ini mengundang keprihatinan dan kecaman dari masyarakat, yang menuntut keadilan bagi korban dan hukuman yang setimpal bagi para pelaku. Semoga peristiwa ini dapat menjadi pelajaran bagi kita semua tentang pentingnya menjaga hubungan yang sehat dan menghargai kehidupan setiap individu.
(K/09)
JAKARTA Komisi X DPR RI meminta pemerintah segera memberikan kepastian status bagi guru honorer dengan mengangkat mereka menjadi aparatu
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap laporan harta kekayaan terbaru Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka melalui La
NASIONAL
JAKARTA Partai Demokrat mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto yang berencana membentuk satuan tugas (satgas) khusus deregulasi unt
POLITIK
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,61 persen pada triwulan I 2026 lebih ba
EKONOMI
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan bahwa status ibu kota negara Indonesia hingga saat ini masih berada di Jakarta. Penegasan itu
NASIONAL
JAKARTA Masyarakat yang sering bepergian menggunakan transportasi udara diminta bersiap merogoh kocek lebih dalam. Kementerian Perhubungan
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah Indonesia terus memperkuat hubungan perdagangan dan kerja sama ekonomi dengan Rusia di tengah dinamika ekonomi global
EKONOMI
MEDAN Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menggerebek lokasi yang diduga menjadi sarang peredaran narkoba di Jalan Denai Gang Jati,
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kondisi terbaru pengacara senior Kamaruddin Simanjuntak kembali menjadi perhatian publik setelah sejumlah foto dirinya beredar luas
NASIONAL
JAKARTA Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menilai polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Bara
NASIONAL