BREAKING NEWS
Kamis, 09 Juli 2026

Pembacokan di Situbondo: Pelaku Dimasukkan Karung dan Hampir Dibuang ke Laut Oleh Warga?!

BITVonline.com - Selasa, 17 Desember 2024 03:22 WIB
Pembacokan di Situbondo: Pelaku Dimasukkan Karung dan Hampir Dibuang ke Laut Oleh Warga?!
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SITUBONDO -Seorang pemuda bernama Andrian Candra (21), warga Kecamatan Besuki, Situbondo, menjadi pusat amukan warga pada Senin malam (16/12). Insiden terjadi di jalur pantura Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, ketika Andrian nyaris dibuang ke laut usai melakukan aksi brutal berupa pembacokan terhadap empat orang.

Sebelum insiden berdarah itu terjadi, Andrian diketahui mengonsumsi minuman keras. Niat awalnya hanya menonton balapan lari antar-pemuda yang konon melibatkan taruhan hingga Rp10 juta. Suasana di jalur pantura malam itu ramai dipadati warga yang penasaran dengan jalannya lomba.

Namun, keramaian berubah kacau ketika keributan pecah. Andrian, yang terlibat dalam keributan, tiba-tiba memukul salah seorang warga yang mencoba melerai. Tak berhenti di situ, Andrian semakin beringas. Sebilah pisau yang ia bawa disabetkan membabi buta ke arah siapa pun yang berusaha menangkapnya.

Upaya Andrian untuk melarikan diri dengan sepeda motor juga gagal total. Motor yang ia tumpangi berhasil ditendang warga hingga ia terjatuh. Dalam hitungan detik, ia menjadi bulan-bulanan warga yang marah. Saking geramnya, warga memasukkan Andrian ke dalam karung dengan niat melemparkannya ke laut.

“Kalau polisi tidak cepat datang, mungkin dia sudah diceburkan ke laut. Warga benar-benar sudah murka,” ungkap Iwan, salah seorang saksi di lokasi kejadian pada Selasa (17/12).

Akibat aksi brutal tersebut, empat orang mengalami luka-luka akibat sabetan pisau.

Kapolsek Bungatan, Iptu Liskurahman, memastikan bahwa Andrian beserta barang bukti, berupa pisau dan sepeda motor, telah diamankan.

“Kasus ini sudah kami limpahkan ke Satreskrim Polres Situbondo untuk ditindaklanjuti. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada warga Dusun Pecaron yang membantu proses penangkapan pelaku,” ujar Liskurahman, Selasa (17/12).

Insiden ini menjadi pelajaran bahwa konsumsi minuman keras dan emosi yang tak terkendali bisa berujung pada tindakan kriminal yang fatal.

(N/014)

0 komentar
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru