Mahfud MD Bela Saiful Mujani soal Dugaan Makar, Pertanyakan Unsur Penghasutan: “Di Mana Makarnya?”
JAKARTA Mantan Menko Polhukam Mahfud MD angkat bicara terkait laporan dugaan makar dan penghasutan yang dilayangkan terhadap Guru Besar Il
POLITIK
ASAHAN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Asahan resmi menetapkan tiga kepala desa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana desa tahun anggaran 2023 dan 2024.
Dua di antaranya telah ditahan, sementara satu kepala desa lainnya melarikan diri dan kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
Kepala Kejaksaan Negeri Asahan, Basril G, melalui Kasi Intel Heriyanto Manurung, dan Kasi Pidsus Chandra Syahputra, mengungkapkan penetapan tersangka ini dilakukan setelah penyelidikan intensif terhadap pengelolaan dana desa di beberapa desa di Kabupaten Asahan.
Dua tersangka yang telah ditahan adalah SY (Kepala Desa Punggulan, Kecamatan Airjoman) dan ST (Kaur Keuangan Desa Punggulan).
Keduanya dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Labuhan Ruku, Kabupaten Batubara.
"Hasil pemeriksaan menunjukkan kerugian negara mencapai lebih dari Rp525 juta dari pengelolaan dana desa tahun 2023 dan 2024," ungkap Heriyanto dalam konferensi pers, Senin (26/5/2025) malam di Kantor Kejari Asahan.
Menurutnya, tersangka SY menarik dana desa tanpa melalui prosedur sah, menguasai dana pembangunan fisik, dan melaksanakan kegiatan desa secara sepihak, termasuk menggunakan dana untuk kepentingan pribadi.
ST, selaku Kaur Keuangan, tetap mencairkan dana walaupun mengetahui penyalahgunaannya, tanpa kelengkapan dokumen resmi.
Heriyanto juga menyebut bahwa keduanya tidak menyetorkan Dana SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran) tahun 2023 dan 2024 hingga 31 Desember, yang melanggar ketentuan pengelolaan keuangan desa sesuai Permendagri No. 20 Tahun 2018.
Sementara itu, LM, Kepala Desa Seikamah II, Kecamatan Seidadap, juga telah ditetapkan sebagai tersangka, namun tidak hadir dalam pemeriksaan lanjutan dan melarikan diri.
Kejari Asahan pun menetapkannya sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang).
"LM diduga melakukan penyelewengan sejumlah pembangunan fisik dan pemotongan dana BLT untuk kepentingan pribadi dengan total kerugian negara lebih dari Rp216 juta, berdasarkan Laporan Hasil Audit Inspektorat Kabupaten Asahan," jelas Heriyanto.
Kejari Asahan memastikan akan terus mengejar tersangka yang melarikan diri dan menindak tegas setiap pelaku tindak pidana korupsi yang merugikan masyarakat desa.*
(wp/a008)
JAKARTA Mantan Menko Polhukam Mahfud MD angkat bicara terkait laporan dugaan makar dan penghasutan yang dilayangkan terhadap Guru Besar Il
POLITIK
WASHINGTON Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengonfirmasi bahwa pelaku penembakan yang terjadi saat acara makan malam koresponden di
INTERNASIONAL
YOGYAKARTA Kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha, Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta, terus menuai sorotan publik. Wakil K
HUKUM DAN KRIMINAL
YOGYAKARTA Polresta Yogyakarta menetapkan 13 orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan perlakuan tidak manusiawi terhadap anakanak di
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumatera Utara) meraih penghargaan Creative Financing dari Kementerian Dalam Negeri (Kementeri
PEMERINTAHAN
JAKARTA DPR RI mendorong proses rekrutmen siswa Sekolah Rakyat tidak hanya dilakukan dengan metode jemput bola, tetapi juga harus berbas
PEMERINTAHAN
JAKARTA Harga sejumlah bahan pangan di tingkat pedagang eceran terpantau bergerak beragam pada Minggu (26/4/2026), dengan telur ayam ras
EKONOMI
JAKARTA Badan Pangan Nasional (Badan Pangan Nasional) meminta pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan lebih ketat dan te
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan kualitas rumput Stadion Utama Sumut akan membaik sebelum pelaksanaan Piala AFF U19
OLAHRAGA
JAKARTA Bursa Efek Indonesia (BEI) menjatuhkan sebanyak 845 sanksi kepada 494 perusahaan tercatat (emiten) sepanjang tiga bulan pertama
EKONOMI