Misteri Ledakan Rumah Mewah di Grand Polonia Mulai Terkuak, Labfor Soroti Area Dapur
MEDAN Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumatera Utara mengungkap dugaan sementara penyebab ledakan yang menghancurkan sebuah rum
PERISTIWA
YOGYAKARTA – Nama Zainal Arifin Mochtar kembali menjadi sorotan publik setelah dosen Hukum Tata Negara Universitas Gadjah Mada (UGM) ini mengaku menerima teror melalui telepon dari nomor tak dikenal dalam beberapa hari terakhir.
Pola panggilan misterius itu dilaporkan terjadi setidaknya dua kali, terakhir pada Jumat, 2 Januari 2026.
Melalui akun Instagram pribadinya @zainalarifinmochtar yang memiliki 198 ribu pengikut, Zainal membagikan nomor telepon yang diduga milik pelaku, +6283817941429.Baca Juga:
Unggahan tersebut memicu perhatian luas, termasuk kecaman dari kalangan akademisi, pegiat antikorupsi, dan masyarakat sipil.
Zainal, yang akrab disapa Uceng, dikenal vokal dalam isu hukum tata negara dan pemberantasan korupsi.
Ia konsisten menyuarakan kritik terhadap praktik penyimpangan kekuasaan, pelemahan lembaga hukum, hingga kebijakan yang dinilai mencederai prinsip konstitusionalisme.
Namanya juga sempat dikenal luas melalui keterlibatan dalam film dokumenter Dirty Vote pada 2024.
Lahir di Makassar, Sulawesi Selatan, 8 Desember 1978, Zainal menempuh pendidikan hukum di UGM (S1) dan melanjutkan gelar Master of Law (LL.M.) di Northwestern University, Chicago, AS.
Ia juga mengikuti program Summer School di Maastricht University dan Georgetown Law School sebelum menamatkan pendidikan doktoralnya (S3) di UGM pada 2012.
Sebagai akademisi, Zainal resmi mengajar di Fakultas Hukum UGM sejak 2014, berfokus pada Hukum Tata Negara dan Legal Theory. Di luar kampus, ia aktif dalam pemberantasan korupsi dan reformasi hukum.
Posisi strategis yang pernah dijabat antara lain: Anggota Tim Task Force Penyusunan UU Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (2007), Direktur Advokasi Pusat Kajian Antikorupsi (PUKAT) UGM (2008–2017), serta Wakil Ketua Komite Pengawas Perpajakan (Komwasjak) periode 2023–2026.
Selain itu, Zainal juga berperan di organisasi nirlaba, seperti Teman Serikat di KEMITRAAN, yang fokus pada reformasi tata kelola pemerintahan berbasis prinsip transparansi, akuntabilitas, dan integritas.
Dengan rekam jejak panjang di bidang hukum tata negara dan antikorupsi, Zainal Arifin Mochtar tetap menjadi salah satu figur penting dalam upaya memperkuat demokrasi dan supremasi hukum di Indonesia.
Pihak berwenang pun diminta untuk mengusut sumber telepon teror ini demi memastikan keamanan akademisi yang aktif menyuarakan kepentingan publik.*
(lp/ad)
MEDAN Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumatera Utara mengungkap dugaan sementara penyebab ledakan yang menghancurkan sebuah rum
PERISTIWA
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, resmi mengundurkan diri dari jabatannya pada Rabu (22/7/2026). Pengunduran di
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah mulai mematangkan skema baru penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengevaluasi gaya komunikasi Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo. Istana Kepresidenan meminta Do
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan memimpin Upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNIPolri Tahun 2026 di Istana Merdeka, Jakarta
NASIONAL
NIAS UTARA Budidaya rumput laut menjadi salah satu motor penggerak ekonomi masyarakat di Kabupaten Nias Utara. Melihat potensi tersebut,
EKONOMI
JAKARTA Polda Metro Jaya memastikan akan memanggil advokat Hotman Paris Hutapea terkait laporan dugaan penghinaan terhadap profesi wartaw
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) tidak jadi dibubarkan. Keputusan terseb
EKONOMI
BATU BARA PT INALUM (Persero) kembali membuka Program Magang Mahasiswa Tahun 2026 sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pen
PENDIDIKAN
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Keputusan tersebut diambil karena ia aka
NASIONAL