100% Sekolah di Sumut Kini Teraliri Listrik dan Internet, Digitalisasi Pendidikan Dipercepat
MEDAN Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara memastikan seluruh Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Seko
PENDIDIKAN
JAKARTA – Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim kembali menjadi sorotan saat bersaksi di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat terkait kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM).
Dalam persidangan, Nadiem menyoroti integritasnya sebagai menteri, menanyakan kepada saksi, mantan Plt Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen PAUDasmen) Hamid Muhammad, mengenai penilaian integritas para menteri yang pernah dijalani.
"Saya ingin tahu, Pak Hamid, siapa menteri dengan integritas tertinggi?" tanya Nadiem.Baca Juga:
Hamid menjawab, "Saya tidak bisa menjawab itu, Pak," sebelum menambahkan bahwa ia tidak pernah mencurigai integritas Nadiem selama menjabat sebagai menteri.
Nadiem menegaskan klaimnya sebagai salah satu menteri terbaik dalam sejarah Indonesia.
"Alhamdulillah, saksi juga menyebut saya menjadi salah satu menteri terbaik," ujarnya kepada wartawan usai sidang.
Sidang juga menyoroti dugaan Nadiem memilih sosok yang bukan ahli pendidikan untuk posisi Dirjen.
Mantan Dirjen PAUDasmen Jumeri menyebut, dirinya diminta bergabung ke grup WhatsApp Direktorat PAUDasmen sebelum resmi menjabat Dirjen, membahas pengadaan Chromebook.
"Betul, tetapi saya belum menanggapi karena belum paham sepenuhnya," ujar Jumeri.
Pengacara Nadiem, Ari Yusuf, menuding ada gratifikasi yang diterima oleh para saksi, yang berpotensi memengaruhi keterangan mereka di persidangan.
Ari menekankan, "Indikasi kuat keterangan saksi tidak memiliki integritas. Mereka pasti takut memberikan keterangan sebenar-benarnya karena sudah menerima sesuatu."
Pihak Nadiem berencana menyurati KPK untuk menindaklanjuti dugaan gratifikasi saksi yang muncul dalam persidangan.
MEDAN Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara memastikan seluruh Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Seko
PENDIDIKAN
PADANG LAWAS Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang Lawas menyita uang senilai Rp1,8 miliar dalam kasus dugaan korupsi dana Program Sawit Raky
HUKUM DAN KRIMINAL
NIAS SELATAN Keputusan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mencabut izin 28 perusahaan yang merusak lingkungan di Sumatera Ut
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Padangsidimpuan mengeluhkan keterlambatan pencairan g
PEMERINTAHAN
MEDAN Polsek Sunggal berhasil menangkap pelaku penggelapan sepeda motor yang memanfaatkan aplikasi kencan untuk menjerat korbannya. Pela
HUKUM DAN KRIMINAL
LONDON Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertemu Raja Inggris Charles III sebelum menghadiri Pertemuan Filantropi Konservasi
NASIONAL
SAMPANG Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sampang, Fadilah Helmi, dikabarkan telah dijemput dan diamankan oleh Satuan Tugas Khusus (Satga
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pengguna dompet digital DANA kini bisa mendapatkan saldo gratis hingga ratusan ribu rupiah melalui sejumlah fitur praktis yang t
EKONOMI
PADANGSIDIMPUAN Pengelolaan parkir di Kota Padangsidimpuan yang dilakukan oleh Koperasi K24 memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapa
PEMERINTAHAN
MEDAN Tak sampai sepekan menjabat sebagai Kapolsek Sunggal, Kompol Muhammad Yunus Tarigan berhasil menangkap dua pelaku pencurian dengan
HUKUM DAN KRIMINAL