BREAKING NEWS
Selasa, 03 Maret 2026

Oknum TNI Diduga Terlibat dalam Kasus Tambang Ilegal Madina–Tapsel, Polda Sumut Selidiki

Indra Saputra - Selasa, 03 Maret 2026 20:24 WIB
Oknum TNI Diduga Terlibat dalam Kasus Tambang Ilegal Madina–Tapsel, Polda Sumut Selidiki
Wakil Kepala Polda Sumatera Utara, Sonny Irawan, saat melihat langsung barang sitaan tambang emas ilegal di perbatasan Kabupaten Mandailing Natal dan Tapanuli Selatan. (foto: Ist/BITV
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TAPANULI SELATAN – Kepolisian Daerah Sumatera Utara akan menyelidiki isu dugaan keterlibatan oknum TNI dalam penindakan tambang emas ilegal di perbatasan Kabupaten Mandailing Natal dan Tapanuli Selatan.

Wakil Kepala Polda Sumatera Utara, Sonny Irawan, mengatakan pihaknya tengah menelusuri informasi yang beredar mengenai adanya oknum TNI yang turut diamankan dalam operasi tersebut.

"Kita akan lakukan penyelidikan terhadap isu adanya oknum TNI yang ikut diamankan dari wilayah perbatasan Madina-Tapsel," kata Sonny kepada wartawan, Selasa (3/3/2026).

Baca Juga:

Dalam operasi itu, tim gabungan Direktorat Reserse Kriminal Khusus dan Satuan Brimob Polda Sumatera Utara mengamankan 17 orang terduga pelaku penambangan liar.

Polisi masih mendalami peran masing-masing pihak yang diamankan.

"Kita akan pisah statusnya, apakah ia hanya sebatas pekerja, operator, dan yang lainnya," ujar Sonny.

Selain mengamankan para terduga pelaku, petugas juga menyita sejumlah barang bukti, antara lain jerigen berisi bahan bakar minyak (BBM) yang diduga digunakan untuk operasional tambang ilegal.

Polisi turut menyita satu unit alat berat jenis ekskavator, mesin genset, serta peralatan pendukung lainnya.

Sebanyak 12 unit ekskavator yang ditemukan di lokasi rencananya akan dibawa ke Markas Komando Brimob di Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Penindakan ini merupakan bagian dari upaya aparat dalam menertibkan aktivitas pertambangan tanpa izin yang marak terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Utara.

Kepolisian memastikan proses hukum akan berjalan sesuai prosedur, termasuk menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam aktivitas tersebut.*


Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Dukung Kemandirian Warga Binaan, Lapas Labuhan Ruku Resmikan Gerai Produk UMKM di Kantor Imigrasi Tanjung Balai Asahan
Satu Keluarga WN Irak Coba Masuk Bali Pakai Paspor Belgia Palsu, Langsung Dideportasi
Propam Polda Sulsel Ungkap Aliran Dana Bandar Sabu Senilai Rp13 Juta per Minggu ke Kasat Narkoba Toraja Utara
Polres Aceh Selatan Gelar Kurve Dukung Gerakan Indonesia Asri, Lingkungan Mako Bersih dan Rapi
Bertambah! Polda Sumut Amankan 17 Orang dan 14 Ekskavator di Lokasi Tambang Emas Ilegal Perbatasan Tapsel-Madina, Omzet 600 Juta Sehari
Kasus Gajah Mati di Pelalawan: Polda Riau Amankan 15 Tersangka, Gading Dijual Rp 125 Juta
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru