Asap Berbahaya Masih Menyelimuti Lokasi Kebakaran, Rico Waas Minta Warga Segera Mengungsi
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung meninjau lokasi kebakaran pabrik plastik dan mainan di Jalan Ladang, Gang Pe
PEMERINTAHAN
JAKARTA — Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo, menekankan agar aparat penegak hukum berhati-hati dalam membawa suatu perkara ke proses hukum, terutama apabila alat bukti yang dimiliki belum kuat.
Hal ini ia sampaikan saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (13/3/2026).
Menurut Rudianto, jika aparat penegak hukum masih meragukan pembuktian suatu tindak pidana, perkara tersebut sebaiknya tidak dilanjutkan hingga persidanganBaca Juga:
Pernyataan ini sejalan dengan pandangan Prof. Yusril Ihza Mahendra terkait prinsip kehati-hatian dalam penegakan hukum.
"Jadi kita berharap aparat penegak hukum, kalau ragu dengan suatu peristiwa tindak pidana dan pembuktiannya, tidak perlu sampai ke persidangan," ujar Rudianto.
Ia menjelaskan, hukum acara pidana saat ini menekankan pendekatan restoratif, bukan sekadar pembalasan.
Pendekatan ini bertujuan untuk memperbaiki, mengoreksi, dan memulihkan kondisi korban maupun pelaku yang bersikap kooperatif.
"Kalau aparat penegak hukum memahami KUHAP, seharusnya tidak ada lagi perkara yang dipaksakan dilanjutkan ketika pembuktiannya masih diragukan. Bahkan, penahanan tidak perlu dilakukan jika tersangka kooperatif, terutama untuk pelanggaran ringan," imbuhnya.
Rudianto menegaskan pentingnya persepsi hukum yang adil bagi seluruh lapisan masyarakat. Hukum tidak boleh tajam ke bawah dan tumpul ke atas.
Pernyataan ini muncul menyusul kasus dugaan penghasutan yang menjerat Direktur Lokataru Foundation, Delpedro Marhaen Rismansyah, yang akhirnya divonis bebas oleh pengadilan.
Yusril sebelumnya mengingatkan bahwa negara wajib memulihkan nama baik dan memberikan ganti rugi bagi pihak yang dibebaskan setelah proses hukum.
"Kalau pada akhirnya terdakwa dibebaskan, negara berkewajiban merehabilitasi dan memberikan ganti rugi atas penderitaan yang timbul akibat proses hukum," kata Yusril.
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung meninjau lokasi kebakaran pabrik plastik dan mainan di Jalan Ladang, Gang Pe
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memberikan apresiasi kepada Maluku Medan Bersatu (MMB) yang telah menunjukkan kepedulian so
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea angkat bicara terkait berbagai kritik yang belakangan diarahkan kepada Sekretaris Kabinet (
NASIONAL
MONTERREY Timnas Jepang tampil perkasa saat menghadapi Tunisia pada laga Grup F Piala Dunia 2026. Samurai Biru sukses meraih kemenangan te
OLAHRAGA
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan pasokan batu bara untuk PT PLN (Persero) tetap dalam k
NASIONAL
DAIRI Kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Nasional SidikalangMedan, tepatnya di Dusun Invaliden, Desa Peg
PERISTIWA
JAKARTA Polemik posisi partai penyeimbang yang disematkan kepada PDI Perjuangan kembali memanas di ruang politik nasional. Sejumlah el
POLITIK
BANDA ACEH Satu korban insiden ledakan di Kapal Aceh Hebat (AH) 2, Fakhri Herdieco, meninggal dunia saat menjalani perawatan intensif di
PERISTIWA
MEDAN Kebakaran pabrik plastik dan mainan di kawasan Medan Johor, Kota Medan, hingga Minggu (21/6/2026) siang masih belum sepenuhnya pad
PERISTIWA
JAKARTA Tiga negara dipastikan sudah lebih dulu mengamankan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menyelesaikan matchday kedu
OLAHRAGA