Enam Tahun Buron! Harun Masiku Belum Juga Ditemukan, KPK Buka Suara
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa upaya pencarian terhadap buronan kasus dugaan suap Harun Masiku masih terus
HUKUM DAN KRIMINAL
PEKANBARU – Kepolisian menangkap empat orang tersangka kasus perampokan disertai pembunuhan terhadap seorang lansia, Dumaris Sitio (60), di kawasan Rumbai, Pekanbaru, Riau.
Salah satu pelaku diketahui merupakan mantan menantu korban yang diduga menjadi otak perencanaan kejahatan tersebut.
Keempat tersangka masing-masing berinisial Anisa Florensia Tumanggor (21), Lisbet Barasa (22), Selamat alias Amat (34), dan Erwandi alias Iwan (39).Baca Juga:
Mereka ditangkap di lokasi berbeda, yakni Aceh Tengah dan Binjai, Sumatera Utara, pada 3 Mei 2026.
Dua pelaku laki-laki, Selamat dan Erwandi, dilumpuhkan dengan tembakan di bagian kaki karena diduga melakukan perlawanan saat penangkapan.
Dendam dan Narkoba Diduga Jadi Pemicu
Polisi menyebut Anisa Florensia, yang pernah menikah dengan anak korban pada 2022, sebagai otak aksi tersebut.
Dari hasil pemeriksaan awal, motif utama diduga dipicu oleh sakit hati terhadap keluarga mertuanya serta pengaruh penyalahgunaan narkotika.
Ketiganya kemudian diketahui berhubungan dengan Lisbet Barasa, rekan Anisa sejak sekolah, serta Erwandi yang merupakan pasangan Lisbet.
Sementara Selamat diduga sebagai eksekutor utama dalam aksi pembunuhan.
Seluruh tersangka diketahui positif menggunakan narkoba berdasarkan hasil pemeriksaan awal kepolisian.
Rencana Berubah Jadi Pembunuhan
Peristiwa bermula pada 8 April 2026 ketika Anisa dan Selamat mencuri uang sebesar Rp4 juta dari rumah korban.
Setelah itu, keempat tersangka bertemu kembali di Pekanbaru dan menyusun rencana lanjutan pada 25 April 2026.
Namun rencana tersebut kemudian berkembang dari perampokan menjadi pembunuhan.
Pada 29 April 2026, Anisa dan Lisbet masuk ke rumah korban di Rumbai dengan dalih silaturahmi.
Tidak lama kemudian, Selamat masuk ke dalam rumah dan memukul korban menggunakan balok kayu hingga meninggal dunia.
Jasad korban kemudian dipindahkan ke kamar mandi, sementara CCTV di lokasi dirusak untuk menghilangkan jejak.
Setelah kejadian, para pelaku membawa kabur sejumlah barang berharga, di antaranya perhiasan emas, uang tunai, ponsel, serta paspor milik korban.
Pelarian dan Penangkapan
Usai kejadian, keempat tersangka melarikan diri ke Medan dan sempat berpindah ke Aceh serta Binjai.
Polisi kemudian melakukan pengejaran hingga akhirnya seluruh pelaku berhasil ditangkap pada awal Mei 2026.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau menyebut kasus ini masih terus dikembangkan untuk mendalami kemungkinan adanya pelaku lain maupun jaringan yang lebih luas.
"Penyidikan masih berjalan, termasuk pendalaman motif dan aliran barang hasil kejahatan," kata salah seorang pejabat kepolisian.*
(tm/ad)
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa upaya pencarian terhadap buronan kasus dugaan suap Harun Masiku masih terus
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan proses ekstradisi tersangka kasus korupsi eKTP, Paulus Tannos, masih terus berjal
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyerahkan hasil kajian terkait tata kelola program prioritas pemerintah Makan Bergizi
HUKUM DAN KRIMINAL
BEKASI Seorang sopir mobil operasional berstiker Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Wawan Supandi (56), ditangkap polisi setelah me
HUKUM DAN KRIMINAL
CIBINONG Mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri, Ferdy Sambo, dikabarkan tengah mengikuti program pendidikan m
HUKUM DAN KRIMINAL
ASAHAN Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan menangkap seorang kurir narkoba berinisial SA (36) yang kedapatan membawa 10 kilogram sabu d
HUKUM DAN KRIMINAL
LABUSEL Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Sahputra Simatupang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat toleransi dan semangat k
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemulihan infrastruktur di tiga provinsi terdampak bencana hidrometeorologiAceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Baratterus menun
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mempercepat program peningkatan status Puskesmas menjadi fasilitas rawat inap d
KESEHATAN
TAPTENG Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya menata kembali ekosistem wila
PEMERINTAHAN