BREAKING NEWS
Rabu, 13 Mei 2026

Fakta Mengejutkan di Balik Pembunuhan Sadis Lansia Pekanbaru, Motif Dendam Terungkap!

- Senin, 04 Mei 2026 09:28 WIB
Fakta Mengejutkan di Balik Pembunuhan Sadis Lansia Pekanbaru, Motif Dendam Terungkap!
Empat orang tersangka kasus perampokan disertai pembunuhan terhadap seorang lansia, Dumaris Sitio (60), di kawasan Rumbai, Pekanbaru, Riau. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

PEKANBARU – Kepolisian menangkap empat orang tersangka kasus perampokan disertai pembunuhan terhadap seorang lansia, Dumaris Sitio (60), di kawasan Rumbai, Pekanbaru, Riau.

Salah satu pelaku diketahui merupakan mantan menantu korban yang diduga menjadi otak perencanaan kejahatan tersebut.

Keempat tersangka masing-masing berinisial Anisa Florensia Tumanggor (21), Lisbet Barasa (22), Selamat alias Amat (34), dan Erwandi alias Iwan (39).

Baca Juga:

Mereka ditangkap di lokasi berbeda, yakni Aceh Tengah dan Binjai, Sumatera Utara, pada 3 Mei 2026.

Dua pelaku laki-laki, Selamat dan Erwandi, dilumpuhkan dengan tembakan di bagian kaki karena diduga melakukan perlawanan saat penangkapan.

Dendam dan Narkoba Diduga Jadi Pemicu

Polisi menyebut Anisa Florensia, yang pernah menikah dengan anak korban pada 2022, sebagai otak aksi tersebut.

Dari hasil pemeriksaan awal, motif utama diduga dipicu oleh sakit hati terhadap keluarga mertuanya serta pengaruh penyalahgunaan narkotika.

Ketiganya kemudian diketahui berhubungan dengan Lisbet Barasa, rekan Anisa sejak sekolah, serta Erwandi yang merupakan pasangan Lisbet.

Sementara Selamat diduga sebagai eksekutor utama dalam aksi pembunuhan.

Seluruh tersangka diketahui positif menggunakan narkoba berdasarkan hasil pemeriksaan awal kepolisian.

Rencana Berubah Jadi Pembunuhan

Peristiwa bermula pada 8 April 2026 ketika Anisa dan Selamat mencuri uang sebesar Rp4 juta dari rumah korban.

Setelah itu, keempat tersangka bertemu kembali di Pekanbaru dan menyusun rencana lanjutan pada 25 April 2026.

Namun rencana tersebut kemudian berkembang dari perampokan menjadi pembunuhan.

Pada 29 April 2026, Anisa dan Lisbet masuk ke rumah korban di Rumbai dengan dalih silaturahmi.

Tidak lama kemudian, Selamat masuk ke dalam rumah dan memukul korban menggunakan balok kayu hingga meninggal dunia.

Jasad korban kemudian dipindahkan ke kamar mandi, sementara CCTV di lokasi dirusak untuk menghilangkan jejak.

Setelah kejadian, para pelaku membawa kabur sejumlah barang berharga, di antaranya perhiasan emas, uang tunai, ponsel, serta paspor milik korban.

Pelarian dan Penangkapan

Usai kejadian, keempat tersangka melarikan diri ke Medan dan sempat berpindah ke Aceh serta Binjai.

Polisi kemudian melakukan pengejaran hingga akhirnya seluruh pelaku berhasil ditangkap pada awal Mei 2026.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau menyebut kasus ini masih terus dikembangkan untuk mendalami kemungkinan adanya pelaku lain maupun jaringan yang lebih luas.

"Penyidikan masih berjalan, termasuk pendalaman motif dan aliran barang hasil kejahatan," kata salah seorang pejabat kepolisian.*


(tm/ad)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Viral! Polisi Diduga Joget di THM Medan, Polda Sumut: Itu Sedang Melaksanakan Penyelidikan
Ini Hasil Tes Urine Sopir Taksi Green SM dalam Insiden KRL Bekasi!
101 Orang Diamankan, Polda Metro Jaya Usut Dalang Kericuhan May Day di DPR
KPK Apresiasi Jurnalis, Sebut Pers Garda Terdepan Lawan Korupsi
Siasat Licik Pengedar Ganja di Tapsel Terbongkar, Pakai Becak Motor untuk Kelabui Polisi
Polda Metro Jaya Akan Periksa Ditjen Perkeretaapian Usut Tabrakan Kereta di Bekasi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru