Kesal Pelanggan Tak Bayar Miras, Pemilik Kafe di Dairi Aniaya Pria hingga Tewas
DAIRI Kepolisian Resor Dairi menetapkan seorang pemilik kafe berinisial CT (51) sebagai tersangka setelah diduga menganiaya seorang pria
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengembangkan penyidikan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di Sumatera Utara yang sebelumnya menjerat mantan Kepala Dinas PUPR Sumut Topan Ginting cs.
Lembaga antirasuah itu kini mulai membidik sejumlah proyek infrastruktur lain yang berada di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumut serta Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Sumut.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, pengembangan perkara tersebut merupakan lanjutan dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan sebelumnya terkait pengaturan proyek jalan bernilai ratusan miliar rupiah.Baca Juga:
"Ini merupakan pengembangan dari perkara sebelumnya yang berangkat dari OTT. Kami mendalami proyek-proyek infrastruktur di PUPR Sumut dan PJN Wilayah I," ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (5/5/2026).
Budi menjelaskan, saat ini status perkara masih dalam tahap penyidikan umum sehingga belum ada penetapan tersangka baru. Namun, KPK sudah mulai memeriksa sejumlah saksi untuk memperkuat konstruksi perkara.
"Masih sprindik umum, belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka. Hari ini kami mulai pemeriksaan saksi-saksi," jelasnya.
Sebelumnya, kasus ini telah menyeret lima terpidana, termasuk mantan Kepala Dinas PUPR Sumut Topan Ginting dan sejumlah pejabat serta pihak swasta. Perkara tersebut bermula dari OTT KPK pada 28 Juni 2025 terkait proyek jalan bernilai sekitar Rp 231,8 miliar.
Dua proyek utama yang menjadi sorotan dalam perkara awal tersebut yakni peningkatan jalan Sipiongot–batas Labuhanbatu serta preservasi jalan Kutalimbaru–Sipiongot.
Kini, KPK memastikan penyidikan tidak berhenti pada perkara lama, melainkan terus diperluas untuk menelusuri potensi keterlibatan pihak lain dalam proyek-proyek infrastruktur di Sumatera Utara.*
(tm/dh)
DAIRI Kepolisian Resor Dairi menetapkan seorang pemilik kafe berinisial CT (51) sebagai tersangka setelah diduga menganiaya seorang pria
HUKUM DAN KRIMINAL
ASAHAN Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, menyerahkan bantuan kepada Kelompok Pelaksana (Poklak
PEMERINTAHAN
ACEH Pemerintah terus mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pesisir yang terdampak bencana di Aceh. Melalui Satuan Tugas Percepatan R
EKONOMI
MEDAN Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) masih mendalami kasus kematian seorang perempuan berinisial WLG yang sebelumnya dik
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) mulai memproses pemberhentian 66 Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau kepala dapur Progr
NASIONAL
JAKARTA Polda Metro Jaya terus mengembangkan penyelidikan terhadap dugaan penyebaran konten provokatif dan berita bohong (hoaks) di medi
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mulai menyelaraskan langkah pemulihan s
NASIONAL
MEDAN Keluarga mendiang Winda Lorenza Gowasa (WLG) resmi melaporkan dugaan tindak pidana pembunuhan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpa
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menilai kinerja pemerintahannya selama hampir dua tahun berjalan menunjukkan hasil
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memberikan penilaian positif terhadap kinerja Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus
NASIONAL