BREAKING NEWS
Rabu, 12 Agustus 2026

Keponakan Wali Kota Binjai Resmi Jadi DPO dalam Kasus Korupsi Kontrak Fiktif

Adelia Syafitri - Jumat, 08 Mei 2026 10:41 WIB
Keponakan Wali Kota Binjai Resmi Jadi DPO dalam Kasus Korupsi Kontrak Fiktif
Tampang Dody Alfayed, keponakan Wali Kota Binjai jadi DPO dalam kasus dugaan korupsi proyek kontrak fiktif di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Binjai tahun anggaran 2022-2025. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Kasus ini bermula dari dugaan praktik pembuatan kontrak proyek fiktif yang ditawarkan kepada calon rekanan dengan meminta uang tanda jadi.

Penyidik menemukan aliran dana sekitar Rp2,8 miliar sepanjang 2024 hingga 2025 yang diduga disetorkan pihak swasta kepada aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kota Binjai.

Proyek yang ditawarkan meliputi pembangunan jalan usaha tani serta bantuan sumur bor.

Namun setelah ditelusuri, proyek tersebut disebut tidak pernah tercantum dalam dokumen pelaksanaan anggaran maupun perubahan anggaran di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Binjai.

Tiga aparatur sipil negara yang telah ditetapkan sebagai tersangka yakni Joko Waskitono, Ralasen Ginting, dan Ruman Dawaty.

Sementara tersangka dari pihak swasta yakni Suko Hartono, Agung Ramadhan, serta Dody Alfayed.

Kejaksaan Negeri Binjai menyatakan akan terus memburu keberadaan Dody guna mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.*


(tm/ad)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kejati Sumut Periksa 17 Saksi Dugaan Korupsi Lahan Tol Medan-Binjai Rp1,1 Triliun, Ada Tersangka?
KPK Dorong Keluarga Aparatur di Asahan Jadi Benteng Integritas Antikorupsi
GERBRAK Geruduk DPRD Sumut! Angkat Isu Dugaan Korupsi hingga Keabsahan Ijazah Kepala Daerah
Kejati Sumsel Ungkap Pemulihan Aset Besar Kasus Kredit Bank, Tiga Tersangka Baru Ikut Ditetapkan
Sidang Praperadilan RSUP Nias, Ahli Pidana Nilai Penetapan Tersangka Cacat Jika Tanpa Kerugian Negara
Menag Siapkan Aturan Ketat di Pesantren Usai Marak Kasus Pelecehan, Pengawasan Bakal Diperkuat
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru