Ribuan Warga Padati Liga Camat Cup Muarasabak Barat, Atmosfer Voli Memanas
MUARASABAK BARAT Ribuan warga memadati arena pertandingan Liga Camat Cup bola voli yang digelar di Kelurahan Rano, Kecamatan Muarasabak
OLAHRAGA
JAKARTA — Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbusristek) Nadiem Makarim mempertanyakan tuntutan 18 tahun penjara dan kewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp5,6 triliun yang diajukan jaksa dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook.
Pernyataan itu disampaikan Nadiem usai menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu, 13 Mei 2026.
Dalam video yang diunggah istrinya, Franka Makarim, di media sosial, Nadiem mengaku heran karena tuntutan terhadap dirinya dinilai lebih berat dibanding hukuman terhadap pelaku pembunuhan maupun terorisme.Baca Juga:
"Kenapa tuntutan saya lebih besar daripada pembunuh, lebih besar daripada teroris?" kata Nadiem.
Ia menduga tuntutan tersebut merupakan bagian dari skenario persidangan karena merasa tidak ada bukti kuat yang menunjukkan dirinya bersalah dalam perkara pengadaan laptop Chromebook.
Menurut Nadiem, jaksa melempar tuntutan berat karena khawatir dirinya dibebaskan oleh majelis hakim.
"Tapi karena takut saya bebas, angka yang begitu tinggi dilemparkan kepada saya," ujarnya.
Mantan petinggi Gojek itu mengaku kecewa dan patah hati atas tuntutan yang dia terima.
Ia mengatakan keputusannya bergabung dalam pemerintahan semata-mata untuk mengabdi kepada negara dan membantu meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
"Saya sakit hati. Orang patah hati karena dia cinta dengan negaranya," kata dia.
Meski merasa kecewa, Nadiem menegaskan dirinya tetap mencintai Indonesia dan tidak menyesali keputusannya bergabung dalam kabinet pemerintahan.
Ia mengaku sejak awal memahami risiko besar ketika menerima jabatan publik, termasuk kemungkinan menghadapi persoalan hukum.
MUARASABAK BARAT Ribuan warga memadati arena pertandingan Liga Camat Cup bola voli yang digelar di Kelurahan Rano, Kecamatan Muarasabak
OLAHRAGA
BANDA ACEH Polda Aceh mengungkap ratusan kasus kejahatan konvensional sepanjang Januari hingga Juni 2026. Kasus yang berhasil diungkap d
HUKUM DAN KRIMINAL
LABUHANBATU Komandan Distrik Militer (Kodim) 0209/Labuhanbatu, Letkol Kav Hanung Kaptiaji, membantah tudingan yang menyebut personel TNI
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengubah nama pendidikan bagi calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kope
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyiapkan penggunaan Compressed Natural Gas (CNG) tabung 3
EKONOMI
DELI SERDANG Aksi pencurian besi kembali terjadi di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Kali ini, pagar besi Monumen DR TD Pardede d
PERISTIWA
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengungkapkan revisi UndangUndang Hak Asasi Manusia (RUU HAM) akan memperkuat kewe
NASIONAL
JAKARTA Ketua DPP PDI Perjuangan, Komarudin Watubun, menanggapi santai sorotan publik terkait prosesi adat yang memperlihatkan Presiden
POLITIK
JAKARTA Sidang praperadilan yang diajukan Roy Suryo di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (29/6/2026), diwarnai insiden yang diseb
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Fakta baru kembali mencuat dalam sidang dugaan korupsi pengadaan Papan Tulis Interaktif (Smartboard) pada Dinas Pendidikan Kabupat
HUKUM DAN KRIMINAL