2.886 Pohon Ditebang untuk Proyek BRT Mebidang, Rico Waas: Akan Diganti dengan 61 Ribu Pohon
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan bahwa penebangan 2.886 pohon untuk mendukung pembangunan koridor Bus Rapid Tra
PEMERINTAHAN
JAKARTA – Sidang lanjutan kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali digelar dengan agenda pembacaan pleidoi atau nota pembelaan dari mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer alias Noel, Senin (25/5/2026).
Dalam pembelaannya, pihak kuasa hukum Noel menyatakan praktik suap dalam pengurusan sertifikasi K3 telah terjadi jauh sebelum kliennya menjabat sebagai wakil menteri.
"Praktik-praktik suap-menyuap dalam penerbitan sertifikat K3 telah berlangsung jauh sebelum klien kami menjabat sebagai wakil menteri ketenagakerjaan," ujar penasihat hukum Noel di persidangan.Baca Juga:
Pihaknya menilai praktik tersebut sudah menjadi bagian dari pola lama dalam birokrasi yang telah berjalan sebelumnya, sehingga tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada Noel.
Menurut kuasa hukum, tidak ada fakta persidangan yang menunjukkan bahwa Noel mengetahui secara langsung maupun mengendalikan praktik dugaan pemerasan tersebut selama menjabat.
"Klien kami berada dalam tempat dan waktu yang salah, berada di tengah sistem yang telah terkontaminasi praktik korupsi yang bersifat kronis," lanjutnya.
Dengan demikian, pihak pembela meminta majelis hakim menilai perkara secara objektif dan memisahkan antara dugaan keterlibatan langsung dengan asumsi berdasarkan jabatan semata.
Sebelumnya, Noel dituntut 5 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK dalam kasus dugaan pemerasan sertifikasi K3 di Kemnaker.
Jaksa juga menuntut denda Rp250 juta subsider 90 hari kurungan serta uang pengganti sebesar Rp1,435 miliar setelah dikurangi pengembalian sebagian dana ke KPK.
Dalam dakwaan, praktik pemerasan disebut dilakukan melalui pungutan biaya di luar ketentuan resmi atau biaya nonteknis kepada para pemohon sertifikasi K3. Jika tidak dipenuhi, proses pengurusan diduga diperlambat.
Total uang yang disebut terkumpul dalam perkara ini mencapai Rp6,52 miliar, dengan sejumlah aliran dana lain yang juga terungkap dalam persidangan.*
(in/dh)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan bahwa penebangan 2.886 pohon untuk mendukung pembangunan koridor Bus Rapid Tra
PEMERINTAHAN
MEDAN Video yang memperlihatkan seorang anggota polisi dikejar, terlibat adu mulut, hingga didorong masuk ke parit di lingkungan Polda S
PERISTIWA
TANJUNGBALAI Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, melakukan kunjungan ke sejumlah pelaku usaha mikro, k
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Balai GASKAN (Gagasan Cendekiawan) menggelar kegiatan Ngobrol Pintar bertema Pemuda Sebagai Garda Terdepan Dalam Mengkampa
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota Tanjungbalai menerima audiensi Pengurus Paguyuban Pasundan Cabang Kota Tanjungbalai dalam rangka mempererat
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menen
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Pengurus Pimpinan Cabang Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PC HIMMAH) Kota Tanjungbalai periode 20262028 resmi dilantik d
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota Tanjungbalai mulai mengimplementasikan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 46 Tahun 2025 tentang Pengadaan B
PEMERINTAHAN
ASAHAN Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) Bulan Mei 2026 di Aula Melati Kantor Bupati Asahan
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota Tanjungbalai melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Perpustakaan bersama p
PEMERINTAHAN