BREAKING NEWS
Kamis, 04 Juni 2026

Ratusan Nakes Beri Dukungan untuk dr Ratna dalam Sidang Dugaan Malapraktik di PN Pangkalpinang, IDI Minta Proses Hukum Berjalan Adil

gusWedha - Kamis, 04 Juni 2026 13:18 WIB
Ratusan Nakes Beri Dukungan untuk dr Ratna dalam Sidang Dugaan Malapraktik di PN Pangkalpinang, IDI Minta Proses Hukum Berjalan Adil
Ratusan tenaga kesehatan di sepanjang trotoar depan gedung Pengadilan Negeri Pangkalpinang, saat sidang lanjutan perkara dugaan malapraktik yang menjerat dr Ratna Setia Asih Sp.A, di PN Pangkalpinang, Kamis, 4 Juni 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

PANGKALPINANG – Sidang lanjutan perkara dugaan malapraktik yang menjerat dokter spesialis anak, dr Ratna Setia Asih Sp.A, di Pengadilan Negeri Pangkalpinang, Kamis, 4 Juni 2026, mendapat perhatian besar dari kalangan tenaga kesehatan di Bangka Belitung.

Ratusan tenaga kesehatan hadir memberikan dukungan moral kepada dr Ratna yang saat ini tengah menjalani proses hukum.

Sejak pagi, sekitar seratus tenaga kesehatan yang terdiri dari dokter, perawat, hingga pegawai fasilitas kesehatan tampak berjejer di sepanjang trotoar depan gedung Pengadilan Negeri Pangkalpinang.

Baca Juga:

Mereka mengikuti aksi damai yang digelar bertepatan dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Ruang Sidang Tirta.

Aksi tersebut dikoordinasikan oleh Pengurus Wilayah Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bangka Belitung bersama Pengurus Cabang IDI Kota Pangkalpinang.

Sejumlah pengurus organisasi profesi kedokteran turut hadir memberikan dukungan kepada peserta aksi.

Ketua Pengurus Wilayah IDI Bangka Belitung, dr Arinal Pahlevi Sp.DV, menegaskan kehadiran para tenaga kesehatan bukan untuk memengaruhi proses hukum yang sedang berlangsung.

Menurut dia, aksi tersebut merupakan bentuk solidaritas dan dukungan moral kepada sesama tenaga medis yang sedang menghadapi proses peradilan.

"Kami hadir untuk memberikan dukungan moral kepada teman sejawat kami. Kami percaya setiap dokter bekerja dengan niat baik dan berusaha semaksimal mungkin untuk menyelamatkan pasien," kata Arinal dalam orasinya di depan pengadilan.

Arinal menilai profesi dokter selalu berorientasi pada keselamatan pasien

. Karena itu, ia berharap seluruh fakta yang terungkap selama persidangan dapat menjadi dasar pertimbangan majelis hakim dalam mengambil keputusan.

Ia juga berharap dr Ratna memperoleh keadilan melalui proses hukum yang objektif dan profesional.

"Kami berharap majelis hakim dapat memberikan keputusan yang seadil-adilnya. Semoga teman sejawat kami memperoleh putusan terbaik sesuai fakta persidangan," ujarnya.

Perkara yang menjerat dr Ratna berkaitan dengan dugaan malapraktik yang menyebabkan meninggalnya seorang pasien anak pada 2024.

Kasus tersebut menjadi perhatian luas, terutama di lingkungan tenaga kesehatan, karena menyangkut praktik pelayanan medis dan aspek hukum profesi kedokteran.

Meski berlangsung di tengah tingginya perhatian publik terhadap kasus tersebut, aksi solidaritas para tenaga kesehatan berjalan tertib dan kondusif.

Para peserta tampak berdiri dengan tenang sambil membawa pesan dukungan moral kepada dr Ratna hingga persidangan berlangsung.

Komunitas tenaga kesehatan di Bangka Belitung berharap proses hukum dapat berjalan secara transparan, objektif, dan tetap menjunjung prinsip keadilan bagi seluruh pihak yang terlibat.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Vonis Bebas! Mantan Kepala BPN Sumut Cs Lepas dari Jerat Korupsi Aset PTPN-Citraland
Pemko Medan Segel Phantom KTV, Izin Belum Lengkap dan Diduga Jadi Lokasi Edar Narkoba
Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Tak Batasi Usia Siswa, Siap Tampung Anak yang Belum Pernah Sekolah
Peringati Hari Lansia Nasional, Rico Waas Luncurkan PKH Medan Makmur untuk 10.000 Lansia
Bobby Nasution Gandeng RS Mata Cicendo, Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan Mata di Sumut
Oditur Militer Sebut Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Andrie Yunus Bentuk Balas Dendam di Luar Hukum
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
Piring Anak, Gengsi Presiden

Piring Anak, Gengsi Presiden

OlehVirdika Rizky UtamaNEGARA tidak pernah hanya memberi nama. Negara memberi tempat kepada sesuatu dengan cara menamainya. Sebelum ada nam

OPINI
Menatap Babak Baru MBG

Menatap Babak Baru MBG

Oleh Yakub F. IsmailUJIAN penting kini menghinggapi program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah muncul kabar pencopotan Kepala Badan Gizi Na

OPINI