BREAKING NEWS
Kamis, 09 Juli 2026

Dugaan Pembunuhan Ibu Kandung Gegerkan Pematangsiantar, Polisi Selidiki Kondisi Kejiwaan Anak

Abyadi Siregar - Rabu, 08 Juli 2026 15:30 WIB
Dugaan Pembunuhan Ibu Kandung Gegerkan Pematangsiantar, Polisi Selidiki Kondisi Kejiwaan Anak
Korban pembunuhan dievakuasi dari tempat tinggalnya di Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar, Rabu (8/7/2026). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

PEMATANGSIANTAR – Warga Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar, digemparkan oleh dugaan pembunuhan yang menewaskan seorang perempuan lanjut usia bernama Barinim boru Sirait (85), Rabu (8/7/2026).

Korban diduga meninggal akibat tindakan kekerasan yang dilakukan oleh putri kandungnya sendiri, Minar Ambarita (50), di rumah yang selama ini mereka tempati bersama.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 09.30 WIB ketika seorang warga datang ke rumah korban untuk mengantarkan undangan pesta.

Baca Juga:

Saat mengetuk pintu rumah, warga tersebut bertemu dengan Minar.

Namun, saksi melihat adanya bercak darah di tangan perempuan tersebut sehingga menimbulkan kecurigaan.

Saksi kemudian menanyakan asal darah tersebut. Di luar dugaan, Minar disebut mengaku telah membunuh ibunya.

Mendengar pengakuan itu, saksi meminta Minar kembali masuk ke dalam rumah, kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada ketua RT setempat.

Ketika saksi bersama ketua RT kembali ke lokasi, mereka menemukan Barinim sudah tergeletak di lantai rumah dalam kondisi bersimbah darah.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berdatangan.

Tidak lama kemudian, personel kepolisian tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi korban ke RSUD dr. Djasamen Saragih, serta mengamankan Minar sebagai terduga pelaku.

Sejumlah warga sekitar menyebut Minar selama ini diduga mengalami gangguan kejiwaan dan rutin mengonsumsi obat dari rumah sakit.

Meski demikian, warga mengatakan Minar tidak pernah membuat keresahan di lingkungan tempat tinggalnya.

Seorang tetangga bermarga Ambarita mengatakan korban dan putrinya selama ini tinggal berdua di rumah tersebut.

Anak-anak korban lainnya diketahui sudah merantau ke luar kota.

"Mereka tinggal berdua di rumah. Anak-anak korban yang lain sudah merantau ke luar kota. Korban sehari-hari menenun ulos, sedangkan putrinya tidak menikah," ujar seorang tetangga bermarga Ambarita.

Ia juga mengaku sempat mendengar suara teriakan dari rumah korban sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

Namun, suara tersebut tidak menimbulkan kecurigaan karena Minar disebut memang sering berteriak atau menangis di dalam rumah.

"Kami kira pelaku yang teriak seperti biasanya, jadi tidak kami curigai," katanya.

Kapolsek Siantar Timur, Iptu Edy Manalu, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara menyeluruh kronologi kejadian serta motif di balik dugaan pembunuhan tersebut.

Jenazah korban akan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Tebing Tinggi untuk menjalani proses autopsi sebagai bagian dari penyidikan.

Selain itu, polisi juga akan melibatkan ahli kejiwaan untuk memastikan kondisi psikologis Minar.

"Jika hasil pemeriksaan menyatakan pelaku benar mengalami gangguan jiwa, maka penanganan perkara akan mengikuti ketentuan hukum yang berlaku. Untuk sementara, pelaku ditempatkan di ruang isolasi rumah sakit," ujar Edy.

Dalam proses olah TKP, penyidik turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut.

Barang bukti yang diamankan antara lain sebilah pisau dapur dan sebuah batu gilingan.

Hingga saat ini, polisi masih menunggu hasil autopsi serta pemeriksaan kejiwaan terhadap terduga pelaku untuk menentukan langkah hukum berikutnya.

Kasus tersebut masih dalam penanganan kepolisian dan menjadi perhatian warga Kota Pematangsiantar karena melibatkan hubungan antara ibu dan anak dalam peristiwa tragis tersebut.* (sp/ad)

Editor
: Johan
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Mobil Mewah Bupati Kuansing Disita KPK di Pematangsiantar, Pemko Angkat Bicara
KPK Temukan Land Cruiser Rp2 Miliar di Pematangsiantar, Diduga Terkait Suap Bupati Kuansing
Meski Dilarang, Paviliun Pemko Pematangsiantar Promosikan Rokok Produksi PT STTC
Demi Cicilan Motor, Mahasiswa di Deli Serdang Dibunuh Teman Sendiri, Jaksa Tuntut Pelaku Hukuman Mati
TNI: TPNPB-OPM Musuh Bersama, Aksi Teror di Papua Harus Dihentikan!
Anak Berkebutuhan Khusus Diduga Diperalat Tetangga Curi Emas Orang Tuanya di Deli Serdang, Kerugian Capai Rp140 Juta
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru