Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
"Sebelumnya saya tidak ingat lagi tanggalnya, tapi saya ada mengantar. Hari ini hari Jumat saya tidak mungkin berbohong. Saya sendiri yang mengantar ke tempat kediaman Saipul," ungkap Bahrun.
Ia juga mengaku menyerahkan uang sebesar Rp1 miliar di sebuah kafe.
"Satu miliar itu di Nuansa Kopi, sama Saipul Abdi," ujarnya.
Selain itu, Bahrun mengatakan Saipul Abdi pernah mengambil uang secara langsung ketika dirinya sedang berada di sebuah klinik gigi di kawasan Ring Road, Medan.
"Beliau datang dengan sendirinya, sendiri mengendarai mobil Innova Reborn menjumpai saya. Beliau mengambil uang itu di klinik gigi Ring Road, saya lagi berobat gigi," kata Bahrun.
Bahrun menyebut total uang yang diserahkannya kepada Saipul Abdi mencapai Rp2,5 miliar.
"Rp2,5 miliar, belum lagi perintilan-perintilan ada kecil-kecil," ujarnya.
Saat majelis hakim menanyakan apakah seluruh keterangannya benar, Bahrun menjawab:
"Insya Allah benar, saya bisa mempertanggungjawabkan dunia akhirat ini."
Selain kepada Saipul Abdi, Bahrun juga mengaku pernah menyerahkan uang sekitar Rp2 miliar kepada seseorang bernama Iskandar yang disebut berasal dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Langkat.
"Yang Rp2 miliar itu sesuai arahan, juga disuruh antar ke Iskandar BPKAD," ungkap Bahrun.
Menurut keterangannya, penyerahan dana tersebut dilakukan atas arahan terdakwa Budi Pranoto.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.