BREAKING NEWS
Kamis, 16 Juli 2026

ASN BPN Nias Diduga Diperas Dua Perempuan Kenalan MiChat Sebelum Tewas Jatuh dari Lantai 12 Apartemen di Medan

Johan - Kamis, 16 Juli 2026 11:23 WIB
ASN BPN Nias Diduga Diperas Dua Perempuan Kenalan MiChat Sebelum Tewas Jatuh dari Lantai 12 Apartemen di Medan
Dua perempuan tersangka kasus kematian ASN BPN Nias yang tewas setelah jatuh dari lantai 12 Apartemen Skyview, Jalan Abdul Hakim, Kecamatan Medan Selayang, Medan. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN — Kasus kematian Apriaman Lase (27), aparatur sipil negara (ASN) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Nias yang tewas setelah jatuh dari lantai 12 Apartemen Skyview, Jalan Abdul Hakim, Kecamatan Medan Selayang, Medan, memasuki babak baru.

Polisi mengungkap korban diduga menjadi korban pemerasan oleh dua perempuan yang dikenalnya melalui aplikasi kencan MiChat sebelum akhirnya terjatuh dari apartemen tersebut.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat, 10 Juli 2026 dini hari.

Baca Juga:

Dalam penyelidikan kasus ini, Polrestabes Medan telah menetapkan dua perempuan berinisial FR (31) dan JS (29) sebagai tersangka.

Keduanya diduga terlibat dalam tindakan yang membuat korban berada dalam tekanan hingga akhirnya mengakhiri hidupnya.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Risky Lubis mengatakan, korban awalnya berkenalan dengan salah satu pelaku melalui aplikasi MiChat.

"Pelaku FR adalah teman JS yang berperan yang membentak, memeras dan mengatakan agar korban loncat. Jadi, kasusnya itu adalah memberi ataupun menghasut orang lain untuk bunuh diri. Korban ini bunuh diri karena pemerasan yang terjadi," kata Adrian saat konferensi pers, Rabu, 15 Juli 2026.

Menurut polisi, korban saat itu berada di Medan setelah datang dari Kabupaten Nias untuk mengambil Surat Keputusan (SK) ASN.

Pada Kamis malam, korban menginap di Apartemen Skyview. Beberapa jam kemudian, korban membuka aplikasi MiChat dan berkomunikasi dengan pelaku FR.

Sekitar pukul 03.30 WIB, FR datang ke apartemen korban bersama temannya, JS.

Setelah bertemu, korban memilih berhubungan dengan JS karena merasa foto FR di aplikasi tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Usai kejadian tersebut, muncul persoalan terkait pembayaran.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bansos Bakal Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih, Pemerintah Siapkan Skema Baru
Pemko Medan Datangi Pertamina, Minta Penjelasan Terkait Antrean Panjang BBM di Sejumlah SPBU
Pemko Medan Apresiasi Film Pramuka, Jadikan Media Pembelajaran Karakter Generasi Muda
Bobby Nasution Pastikan Pembangunan Jembatan Sungai Mo'awo Gunungsitoli Dimulai Tahun Ini
Bobby Nasution Tinjau Relokasi SMKN 1 Gido di Nias, Sekolah Langganan Banjir Dipindahkan ke Lokasi yang Lebih Aman
Disambut Durian dan Antusiasme Ratusan Warga, Bobby Nasution Mulai Berkantor di Kepulauan Nias
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru