Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Polisi menyebut korban diminta membayar uang tambahan sebesar Rp4,5 juta.
"Nah, di situ mereka (para pelaku) meminta uang tambahan sebesar Rp4.500.000 untuk adegan tambahan tadi. Namun, korban tidak mau memberikannya, kedua tersangka memaksa. Kedua tersangka mendesak agar si korban ini memberikan tambahan," ujar Adrian.
Karena menolak membayar, korban kemudian diduga ditekan oleh kedua pelaku.
Bahkan, pelaku disebut memaksa korban menunjukkan saldo rekening yang ada di ponselnya.
Polisi mengungkap, tekanan yang dilakukan kedua tersangka berlangsung cepat.
Korban yang merasa terdesak kemudian mengancam akan melompat dari balkon apartemen.
Namun, menurut polisi, kedua pelaku tidak mencegah korban. Mereka justru diduga membiarkan hingga korban akhirnya benar-benar melompat.
"Jadi, prosesnya mulai dari minta Rp4.500.000, mendesak, memeras, itu cepat prosesnya, sekitar 3 menit," kata Adrian.
Korban kemudian jatuh dari lantai 12 apartemen tersebut. Polisi menyebut kedua tersangka masih berada di dalam kamar saat kejadian berlangsung.
Setelah korban jatuh, kedua pelaku kemudian meninggalkan lokasi menggunakan taksi online.
Polisi memastikan tidak ada barang milik korban yang dibawa oleh kedua tersangka.
Dalam perkembangan penyidikan, polisi juga mengungkap salah satu tersangka sempat menggunakan layanan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) setelah kejadian.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.