Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
LUBUK PAKAM – Misteri pecahnya kaca jendela rumah dinas Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, segera menemui titik terang. Polresta Deli Serdang memastikan hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumatera Utara akan dipaparkan kepada publik pada Senin (20/7/2026).
Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang, AKP Muhammad Isral, mengatakan pihaknya telah menerima hasil pemeriksaan forensik terkait insiden yang sempat diduga sebagai aksi teror terhadap Wakil Bupati Deli Serdang tersebut.
"Nanti hari Senin akan dipaparkan. Hasil Labfor akan disampaikan saat itu," ujar Muhammad Isral, Sabtu (18/7/2026).
Baca Juga:
Isral juga mengisyaratkan bahwa penyebab pecahnya kaca jendela rumah dinas tersebut bukan berasal dari tembakan peluru. Namun, ia belum bersedia menjelaskan secara rinci dan meminta publik menunggu keterangan resmi dari kepolisian.
Sementara itu, Kasi Humas Polresta Deli Serdang, Iptu JM Gabe Napitupulu, membenarkan bahwa kepolisian telah menjadwalkan konferensi pers untuk mengungkap hasil penyelidikan.
"Senin nanti akan dipaparkan," kata Gabe.
Kasus ini sebelumnya menjadi perhatian publik setelah Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, mengaku menemukan kaca jendela kamar rumah dinasnya pecah pada Minggu (14/6/2026) malam. Saat itu, ia menduga rumah dinasnya menjadi sasaran tembakan oleh orang tak dikenal (OTK).
Lom Lom mengaku baru mengetahui adanya kerusakan setelah pulang dari aktivitas di luar rumah. Ia menemukan pecahan kaca berserakan di lantai kamar dan sempat mencari benda yang diduga proyektil, namun tidak menemukannya.
Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada aparat kepolisian. Tim Inafis Polresta Deli Serdang bersama personel Laboratorium Forensik Polda Sumut langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan membawa bagian kaca jendela untuk diperiksa lebih lanjut.
Sejak peristiwa itu terjadi, Lom Lom mengaku merasa tidak nyaman menempati rumah dinasnya. Ia memilih menunggu hasil pemeriksaan forensik sebagai dasar untuk mengetahui penyebab pasti pecahnya kaca tersebut.
Hingga kini, kepolisian masih menunggu waktu penyampaian resmi hasil Labfor yang diharapkan dapat menjawab dugaan adanya aksi teror maupun penyebab lain di balik insiden tersebut.* (tm/dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.