Tabrakan Maut di Tol Medan-Tebing Tinggi, Hino Dutro Tabrak Truk Tronton: Tiga Orang Tewas
SERDANG BEDAGAI Tabrakan maut terjadi di ruas Tol MedanTebing Tinggi, tepatnya di Kilometer 54.700 Jalur A, Desa Melati, Kecamatan Pega
PERISTIWA
BOGOR –Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang melibatkan Armor Toreador memasuki babak baru setelah tersangka resmi diserahkan oleh Polres Bogor ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor. Penyerahan tersebut dilakukan setelah berkas kasus dinyatakan lengkap atau P21.
Armor Toreador, yang dikenal sebagai publik figur, tiba di Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor dengan penampilan yang mencolok. Ia datang dengan tangan diborgol dan mengenakan model rambut serta kacamata. Tersangka yang sebelumnya mengenakan kaos berwarna biru, kemudian keluar dari gedung kejaksaan mengenakan baju tahanan berwarna oranye, menandakan statusnya sebagai tahanan resmi.
Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Kabupaten Bogor, Agung Ary Kesuma, menjelaskan bahwa penyerahan Armor merupakan tahap kedua dari proses hukum yang sedang berlangsung. “Hari ini, kami dari tim penuntut umum Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor telah menerima penyerahan tersangka dan barang bukti terkait perkara KDRT atas nama Armor Toreador,” ungkapnya.
Armor akan ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Lapas Pondokrajeg selama 20 hari. Agung menambahkan bahwa Kejari Kabupaten Bogor akan segera melimpahkan perkara tersebut ke Pengadilan Negeri (PN) Cibinong untuk proses sidang. “Selanjutnya, kami melakukan penahanan dengan surat perintah penahanan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, terhitung mulai hari ini hingga 30 Oktober 2024,” tambahnya.
Kasus KDRT ini menarik perhatian publik setelah Cut Intan Nabila, mantan pasangan Armor, melaporkan tindakan kekerasan yang dialaminya. Berita mengenai Armor Toreador telah mengundang banyak reaksi, baik dari kalangan penggemar maupun masyarakat luas, mengingat statusnya sebagai seorang publik figur.
Dengan kasus ini, Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor berharap untuk memberikan keadilan bagi korban dan menegakkan hukum secara tegas. Proses hukum yang dihadapi Armor Toreador akan terus berlanjut, dan sidang di pengadilan diharapkan dapat dimulai dalam waktu dekat.
Kejari juga mengingatkan kepada masyarakat bahwa kasus ini adalah pengingat pentingnya menghentikan segala bentuk kekerasan dalam rumah tangga, serta pentingnya dukungan bagi korban untuk melapor dan mendapatkan perlindungan yang mereka butuhkan.
Pengacara Armor Toreador belum memberikan komentar resmi terkait perkembangan terbaru ini, namun diperkirakan mereka akan mengajukan pembelaan di persidangan mendatang. Masyarakat kini menunggu dengan antusias hasil dari sidang yang akan datang, berharap proses hukum dapat berjalan dengan adil dan transparan.(N/014)
SERDANG BEDAGAI Tabrakan maut terjadi di ruas Tol MedanTebing Tinggi, tepatnya di Kilometer 54.700 Jalur A, Desa Melati, Kecamatan Pega
PERISTIWA
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) melarang penggunaan susu kental manis, minuman rasa susu, hingga produk minuman yang mengandung susu d
NASIONAL
ACEH BARAT Bagi warga Gampong Suak Timah, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, nipah bukan sekadar tumbuhan yang tumbuh di rawa pes
SENI DAN BUDAYA
BANDA ACEH Kasus dugaan pencurian barang berharga milik keluarga pasien di Rumah Sakit (RS) Harapan Bunda, Banda Aceh, berakhir damai. P
HUKUM DAN KRIMINAL
TANJAB TIMUR Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tanjung Jabung Timur menggelar Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpina
NASIONAL
TAKENGON Personel Polres Aceh Tengah, Polda Aceh, menyisir sejumlah kawasan yang dinilai rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di w
NASIONAL
ACEH UTARA Menyempitnya kawasan hutan membuat ruang jelajah gajah di lanskap Cot Girek, Aceh Utara, semakin terbatas. Kondisi ini menyeb
NASIONAL
MEDAN Harga jagung di tingkat petani di Sumatera Utara masih bertahan tinggi. Kondisi ini menjadi salah satu faktor yang mendorong kenai
EKONOMI
MEDAN Kabel reefer milik kapal kargo MV Wan Hai 101 dicuri saat kapal tengah bersandar di Dermaga B BNCT Belawan, Kota Medan, Sumatera U
HUKUM DAN KRIMINAL
KARO Satuan Reserse Kriminal Polres Karo, Polda Sumatera Utara, menyelidiki kasus keracunan massal yang terjadi di SMK Bersama Berastagi
HUKUM DAN KRIMINAL