Pemerintah Percepat Proyek Kereta Api Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi Jadi Prioritas Nasional
JAKARTA Pemerintah berencana mempercepat pembangunan jaringan perkeretaapian di luar Pulau Jawa, khususnya di Sumatera, Kalimantan, dan Su
EKONOMI
BOGOR –Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang melibatkan Armor Toreador memasuki babak baru setelah tersangka resmi diserahkan oleh Polres Bogor ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor. Penyerahan tersebut dilakukan setelah berkas kasus dinyatakan lengkap atau P21.
Armor Toreador, yang dikenal sebagai publik figur, tiba di Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor dengan penampilan yang mencolok. Ia datang dengan tangan diborgol dan mengenakan model rambut serta kacamata. Tersangka yang sebelumnya mengenakan kaos berwarna biru, kemudian keluar dari gedung kejaksaan mengenakan baju tahanan berwarna oranye, menandakan statusnya sebagai tahanan resmi.
Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Kabupaten Bogor, Agung Ary Kesuma, menjelaskan bahwa penyerahan Armor merupakan tahap kedua dari proses hukum yang sedang berlangsung. “Hari ini, kami dari tim penuntut umum Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor telah menerima penyerahan tersangka dan barang bukti terkait perkara KDRT atas nama Armor Toreador,” ungkapnya.
Armor akan ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Lapas Pondokrajeg selama 20 hari. Agung menambahkan bahwa Kejari Kabupaten Bogor akan segera melimpahkan perkara tersebut ke Pengadilan Negeri (PN) Cibinong untuk proses sidang. “Selanjutnya, kami melakukan penahanan dengan surat perintah penahanan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, terhitung mulai hari ini hingga 30 Oktober 2024,” tambahnya.
Kasus KDRT ini menarik perhatian publik setelah Cut Intan Nabila, mantan pasangan Armor, melaporkan tindakan kekerasan yang dialaminya. Berita mengenai Armor Toreador telah mengundang banyak reaksi, baik dari kalangan penggemar maupun masyarakat luas, mengingat statusnya sebagai seorang publik figur.
Dengan kasus ini, Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor berharap untuk memberikan keadilan bagi korban dan menegakkan hukum secara tegas. Proses hukum yang dihadapi Armor Toreador akan terus berlanjut, dan sidang di pengadilan diharapkan dapat dimulai dalam waktu dekat.
Kejari juga mengingatkan kepada masyarakat bahwa kasus ini adalah pengingat pentingnya menghentikan segala bentuk kekerasan dalam rumah tangga, serta pentingnya dukungan bagi korban untuk melapor dan mendapatkan perlindungan yang mereka butuhkan.
Pengacara Armor Toreador belum memberikan komentar resmi terkait perkembangan terbaru ini, namun diperkirakan mereka akan mengajukan pembelaan di persidangan mendatang. Masyarakat kini menunggu dengan antusias hasil dari sidang yang akan datang, berharap proses hukum dapat berjalan dengan adil dan transparan.(N/014)
JAKARTA Pemerintah berencana mempercepat pembangunan jaringan perkeretaapian di luar Pulau Jawa, khususnya di Sumatera, Kalimantan, dan Su
EKONOMI
JAKARTA Ketua DPP PDI Perjuangan Ganjar Pranowo merespons usulan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mendorong pembatasan penggunaan u
POLITIK
JAKARTA Mantan Menko Polhukam Mahfud MD menyoroti dugaan ketimpangan dalam pengelolaan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang di
POLITIK
JAKARTA Mantan Menko Polhukam Mahfud MD angkat bicara terkait laporan dugaan makar dan penghasutan yang dilayangkan terhadap Guru Besar Il
POLITIK
WASHINGTON Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengonfirmasi bahwa pelaku penembakan yang terjadi saat acara makan malam koresponden di
INTERNASIONAL
YOGYAKARTA Kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha, Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta, terus menuai sorotan publik. Wakil K
HUKUM DAN KRIMINAL
YOGYAKARTA Polresta Yogyakarta menetapkan 13 orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan perlakuan tidak manusiawi terhadap anakanak di
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumatera Utara) meraih penghargaan Creative Financing dari Kementerian Dalam Negeri (Kementeri
PEMERINTAHAN
JAKARTA DPR RI mendorong proses rekrutmen siswa Sekolah Rakyat tidak hanya dilakukan dengan metode jemput bola, tetapi juga harus berbas
PEMERINTAHAN
JAKARTA Harga sejumlah bahan pangan di tingkat pedagang eceran terpantau bergerak beragam pada Minggu (26/4/2026), dengan telur ayam ras
EKONOMI