Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA — Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aris Marsudiyanto memastikan upaya memburu Muhammad Riza Chalid menjadi salah satu prioritas pemerintah.
Riza Chalid diketahui masuk dalam daftar pencarian internasional atau red notice.
Pemerintah juga masih memproses upaya ekstradisi terhadap pengusaha tersebut.
Baca Juga:
Aris mengatakan pengejaran terhadap Riza Chalid menjadi salah satu pekerjaan rumah yang masih harus diselesaikan.
"Kita masih punya PR ya untuk menangkap ya dan memburu ya salah satu ya koruptor besar ya toh, yang sudah diberikan red notice, ya surat ekstradisi, ya toh, Mohammad Riza Chalid. Salah satu contoh," ucap Aris, kepada wartawan, Senin (10/8/2026).
Aris mengatakan Bappisus tidak akan melakukan intervensi terhadap materi penegakan hukum dalam proses pemulangan maupun penanganan Riza Chalid.
Menurut dia, seluruh proses hukum diserahkan kepada aparat penegak hukum atau APH sesuai dengan kewenangannya.
"Bappisus menyerahkan ya semua proses materi hukum kepada aparat penegak hukum ya. Tidak ada intervensi apapun yang berkaitan dengan materi penegakan hukum," tutur dia.
Aris menegaskan koordinasi dalam upaya memburu Riza Chalid dilakukan bersama aparat penegak hukum di dalam negeri dan pihak internasional.
Menurut Aris, sinergi dengan berbagai pihak terus dilakukan agar upaya pengejaran terhadap Riza Chalid dapat membuahkan hasil.
"Moga-moga ya pekerjaan kita yang sudah sinergis dengan seluruh aparat penegak hukum ya, maupun ke internasional ya sampai detik ini ya, akan berbuah seperti apa yang kita harapkan," ujar dia.
Status red notice merupakan permintaan kepada aparat penegak hukum di berbagai negara untuk menemukan dan melakukan penahanan sementara terhadap seseorang berdasarkan permintaan negara atau lembaga yang mengajukannya.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.