BREAKING NEWS
Selasa, 22 September 2026

Datang untuk Konsultasi Rehab, Pria di Medan Mengaku Malah Disekap dan Dianiaya Selama 4 Bulan

Johan - Selasa, 22 September 2026 15:00 WIB
Datang untuk Konsultasi Rehab, Pria di Medan Mengaku Malah Disekap dan Dianiaya Selama 4 Bulan
MZ (Kanan) bersama kuasa hukumnya, Halomoan Panjaitan (kiri) ketika diwawancarai di Polda Sumut, Senin (21/9/2026). Mereka melaporkan panti rehabilitasi narkoba karena diduga menyiksa MZ. (foto: Tribun Medan/Fredy Santoso)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MZ mengatakan dirinya sempat memprotes tindakan tersebut. Namun, ia mengaku protesnya tidak mendapat tanggapan dari pihak panti.

Dua hari setelah berada di panti, atau pada 20 Mei 2026, MZ mengaku melihat petugas memeriksa tas miliknya.

Menurut dia, sejumlah barang seperti kartu ATM, kartu kredit dan barang pribadi lainnya kemudian diambil.

MZ mengaku memprotes tindakan tersebut. Namun, menurut pengakuannya, protes itu justru berujung pada dugaan penganiayaan.

"Nah, ketika saya tanya, saya cuma hanya bertanya, komplain kenapa barang-barang saya diambil. Dibalas 'kau jangan bising kali,' katanya. Orang itu langsung masuk ke kamar, buka kerangkeng, saya langsung dipukulin di situ," katanya.

MZ juga mengaku sempat digantung pada sebuah tiang dan dipukuli.

"Saya dipukuli, saya ditarik, digantung di tiang restok. Itu tiangnya tinggi, jadi saya jinjit. Saya digebukin lagi di situ, rusuk dipukul," sambungnya.

MZ mengklaim penganiayaan tersebut tidak hanya terjadi sekali.

Selama sekitar empat bulan berada di panti, ia mengaku mengalami penganiayaan sebanyak tiga kali.

Pada penganiayaan kedua, MZ menyebut mengalami sakit pada bagian telinga hingga akhirnya dibawa menjalani pemeriksaan medis.

Dalam kesempatan tersebut, MZ mengaku sempat mencoba melarikan diri. Namun, upaya tersebut gagal setelah dirinya kembali tertangkap.

MZ mengaku kembali mendapat kekerasan dan kemudian dikurung serta diborgol selama sekitar satu minggu.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Sebulan Usai Puting Beliung Medan Johor, Warung Sumarni Bangkit tapi Harus Terlilit Utang
Anak Diduga Jadi Korban Penganiayaan di Sekolah, Polresta Banda Aceh Lakukan Penyelidikan
Lapas Labuhan Ruku Bersama APH Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine terhadap 100 WBP, Hasilnya Nihil Narkoba
Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Diperiksa Polda Terkait SPT Dhody Tahir
Mantan Istri Andre Taulany Adukan Rieke Diah Pitaloka ke MKD DPR RI, Ini Alasannya
PLN Padamkan Listrik hingga 5 Jam di 18 Lokasi Medan Hari Ini, Cek Daftar dan Jadwalnya
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru