BREAKING NEWS
Kamis, 22 Oktober 2026

Bongkar Dugaan Tawaran Rp80 Juta agar Bungkam soal Karhutla, Aleh Malah Dilaporkan ke Polda Sumut

Nurul - Selasa, 20 Oktober 2026 12:59 WIB
Bongkar Dugaan Tawaran Rp80 Juta agar Bungkam soal Karhutla, Aleh Malah Dilaporkan ke Polda Sumut
Konten kreator asal Medan, Rahmat Hidayat alias Aleh. (foto: alehhh22/ig)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara dari Fraksi Partai Gerindra, Ihwan Ritonga, meminta kepolisian menyelidiki pengakuan Aleh.

Ihwan menilai persoalan tersebut tidak boleh dibiarkan menimbulkan dugaan dan kesimpangsiuran informasi di tengah masyarakat.

Menurut dia, penyelidikan harus dilakukan untuk memastikan apakah benar terdapat pihak yang menawarkan uang agar seorang konten kreator tidak membicarakan dampak karhutla.

Sebaliknya, apabila pengakuan tersebut tidak benar, polisi juga perlu memeriksa kemungkinan adanya pelanggaran hukum dalam penyebaran informasi.

"Jika benar ada oknum yang menyuruh tutup mulut, maka oknum tersebut harus ditangkap. Sebaliknya, jika tidak benar, pihak berwenang tetap harus mengambil langkah hukum yang tepat apabila ditemukan pelanggaran," ujarnya kepada wartawan, Senin (19/10/2026).

Ihwan menegaskan bahwa penyelidikan perlu dilakukan secara profesional berdasarkan fakta dan alat bukti.

Ia juga meminta polisi menelusuri sosok berinisial R yang diduga menghubungi Aleh melalui WhatsApp.

Pemeriksaan terhadap komunikasi tersebut dinilai penting untuk mengetahui apakah benar terdapat tawaran kerja sama yang disertai permintaan tidak membahas persoalan kabut asap.

Persoalan dugaan tawaran uang kepada konten kreator tersebut menjadi perhatian karena berkaitan dengan informasi mengenai bencana kebakaran hutan dan lahan.

Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Sumatera Utara sebelumnya telah berdampak terhadap aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bahkan sempat menerapkan pembelajaran jarak jauh untuk mengurangi risiko paparan asap terhadap peserta didik.

Dalam situasi tersebut, masyarakat membutuhkan informasi yang akurat mengenai kualitas udara, dampak kesehatan, serta langkah pemerintah dalam menangani karhutla.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Polda Sumut Ungkap Fakta Baru Penembakan Doni Pacek, Terduga Pelaku dari Ormas yang Sama
Dituding Ada Temuan BPK pada 170 Paket Emergency Senilai Rp25,34 Miliar, Perumda Tirtanadi Bantah: Hoaks!
Hakim PN Medan: Apabila Kembali Mangkir Sidang, Ada Konsekuensi Hukum
Kabut Asap Mulai Membaik, Sekolah di Sumut Kembali Belajar Tatap Muka Rabu 21 Oktober 2026
Anggota Pemuda Pancasila Tewas Ditembak dalam Mobil di Tanjung Morawa, Polda Sumut Dalami Dugaan Konflik Antar Ormas
195 KTP Warga Jadi Alat Pengajuan KUR, Dua Eks Pegawai BRI Sei Kepayang Terseret Kasus Korupsi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru