BREAKING NEWS
Jumat, 23 Oktober 2026

Selain Sentil Nusron, Hercules Murka ke Maruarar soal Sengketa Lahan Tanah Abang: Kau Harus Tahu Diri!

Dharma - Jumat, 23 Oktober 2026 12:50 WIB
Selain Sentil Nusron, Hercules Murka ke Maruarar soal Sengketa Lahan Tanah Abang: Kau Harus Tahu Diri!
Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rosario de Marshall alias Hercules. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Ia menilai Menteri ATR/BPN harus ikut bertanggung jawab atas persoalan yang melibatkan jajaran kementeriannya.

"Saya agak emosi gitu loh, agak emosi, agak marah. Menteri Nusron itu harus dimintai pertanggungjawaban. Karena ini anak buahnya yang berbuat. Masa menteri nggak tahu," tegasnya.

Hercules mengatakan sengketa tanah dapat muncul ketika terdapat persoalan dalam pencatatan atau penerbitan dokumen pertanahan.

Dalam perkara di Tanah Abang, ia mengklaim berada di pihak ahli waris yang menurutnya memiliki hak atas lahan tersebut.

"Tapi memang juga sampai hari ini masih, kalau lihat-lihat begini masih marah, masih emosi saja gitu kan," ucap Hercules.

Perselisihan antara Hercules dan GRIB Jaya dengan PT KAI mengenai lahan di Tanah Abang bukan persoalan baru.

Sengketa kepemilikan tanah tersebut telah berlangsung selama bertahun-tahun dan kembali menjadi perhatian setelah Kementerian PKP merencanakan pembangunan hunian vertikal di lokasi itu.

Pemerintah berencana membangun 1.000 unit rumah susun untuk masyarakat berpenghasilan rendah.

Program tersebut ditujukan untuk menyediakan hunian bagi masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal dengan biaya lebih terjangkau.

Namun, rencana pembangunan belum dapat dilanjutkan karena status kepemilikan lahan masih dipersengketakan.

PT KAI mengklaim memiliki Sertifikat Hak Pengelolaan (HPL) atas tanah tersebut.

Sementara itu, Sulaiman Effendi mengaku sebagai ahli waris pemilik lahan dengan menunjukkan dokumen Eigendom Verponding, yaitu dokumen hak atas tanah yang berasal dari masa pemerintahan kolonial Belanda.

Editor
: Administrator
0 komentar
Tags
beritaTerkait
KPK Buka Peluang Dalami Peran Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut
KPK Tahan 7 Tersangka Korupsi BBPJN Sumut, Dugaan Penerimaan Uang Capai Rp8,37 Miliar
Bupati Labusel Ingatkan Kepala Sekolah, Kelalaian Administrasi dan Anggaran Bisa Berujung Masalah Hukum: Jangan Anggap Sepele
Geger! Kapal MT Global 168 Diduga Bawa 1 Ton Ketamine di Selat Malaka, 7 WNI dan 1 WNA Diamankan
Buka-bukaan di Sidang! Bupati Langkat Nonaktif Akui Terima Rp 900 Juta: Rp 500 Juta Utang, Sisanya Fee Proyek
KPK Tahan 7 Tersangka Korupsi Proyek Pembangunan Jalan Sumut, Ex Kepala BBPJN Ikut Ditingkap
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
Habis Asap Terbitlah Sawit

Habis Asap Terbitlah Sawit

OlehYogen SogenKETIKA lahan bekas kebakaran segera ditanami sawit, penegakan hukum harus menelusuri bukan hanya siapa pelaku yang membakar,

OPINI