Mahfud MD: Kehadiran Jokowi di Sidang Ijazah Bergantung Keputusan Hakim
JAKARTA Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, menilai keputusan mengenai perlu atau t
POLITIK
BINJAI –Dua orang warga Provinsi Aceh ditangkap oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai dalam sebuah operasi yang mengungkap jaringan penyelundupan narkoba jenis sabu antarprovinsi. Penangkapan ini menyoroti masalah serius yang berkaitan dengan peredaran narkoba di wilayah tersebut.
Kepala Subbagian Humas Polres Binjai, Iptu Junaidi, menjelaskan bahwa penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang mencurigai aktivitas tersangka. Tersangka pertama, yang berinisial KA (30), merupakan warga Dusun Pelita, Desa Matang Seping, Kecamatan Bandarmulia, Aceh Tamiang. KA ditangkap di Jalan Tengku Amir Hamzah, Kelurahan Jatinegara, Binjai Utara, pada Rabu (11/9/2024) siang.
“Penangkapan terhadap KA dilakukan setelah kami menerima informasi dari masyarakat dan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Saat diamankan, KA terlihat gugup dan mencolok saat berdiri di pinggir jalan,” kata Junaidi.
Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan bungkusan plastik klip putih berisi empat paket sabu dengan berat kotor 18,02 gram, serta dua telepon genggam. KA mengaku bahwa narkoba tersebut merupakan milik seseorang berinisial JD alias LAY.
Informasi dari KA memicu Polres Binjai untuk melakukan pengembangan lebih lanjut. Tim langsung menuju Aceh Tamiang, tempat JD tinggal. Upaya ini membuahkan hasil ketika JD berhasil diamankan di rumahnya pada Jumat (13/9/2024).
Kedua tersangka kini disangkakan berdasarkan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman yang sangat berat, termasuk pidana mati, penjara seumur hidup, atau kurungan maksimal 20 tahun.
Operasi ini menunjukkan betapa seriusnya permasalahan narkoba di Indonesia, dan upaya penegakan hukum yang terus dilakukan untuk memberantas jaringan peredaran narkoba. Pihak kepolisian berharap penangkapan ini dapat memberikan efek jera serta mengurangi peredaran narkoba di wilayah Sumatera Utara, khususnya di Kota Binjai.
Polres Binjai akan terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap jaringan narkoba yang lebih luas dan menangkap pelaku lainnya yang terlibat dalam sindikat penyelundupan narkoba ini. Dengan komitmen dan kerja sama dari masyarakat, diharapkan peredaran narkoba dapat diminimalisir demi keamanan dan kesejahteraan masyarakat.
(N/014)
JAKARTA Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, menilai keputusan mengenai perlu atau t
POLITIK
JAKARTA Pemerintah melakukan penyempurnaan konsep pelatihan bagi peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang dipers
NASIONAL
DALLAS Timnas Spanyol memastikan tiket ke perempat final Piala Dunia 2026 usai menundukkan Portugal dengan skor tipis 10 pada babak 16 be
OLAHRAGA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menggelar pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi, di Istana Mer
NASIONAL
JAKARTA Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) dijadwalkan membacakan putusan gugatan praperadilan yang diajukan Roy Suryo terkait s
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi XIII DPR RI, Mafirion, mendesak pemerintah mengusut tuntas kasus tewasnya seorang ibu hamil bernama Melkiana Duwita
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Agama (Kemenag) mulai menyusun materi edukasi sebagai langkah pencegahan terhadap penyebaran budaya lesbian, gay, bisek
PEMERINTAHAN
ASAHAN Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin secara resmi melepas Kontingen Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Asahan yang akan mengi
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim memimpin Rapat Koordinasi Pemerintah (Rakorpem) di lingkungan Pemerintah Kota (Pem
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nas
PEMERINTAHAN