Pigai: Jangan Percaya Lembaga Survei di Indonesia, Banyak yang Abal-Abal
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengkritik lembaga survei di Indonesia yang menilai kinerja Kementerian HAM masih
NASIONAL
JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menggelar pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7/2026). Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin negara akan menandatangani tujuh hingga delapan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) di berbagai sektor strategis.
Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan penandatanganan sejumlah MoU menjadi salah satu agenda utama dalam kunjungan kenegaraan Narendra Modi ke Indonesia. Kesepakatan tersebut mencakup berbagai bidang yang dinilai penting untuk memperkuat hubungan bilateral kedua negara.
"Untuk kerja sama antara kedua negara, akan ada beberapa perjanjian dan MoU juga yang besok akan dibahas dan ditandatangani," ujar Sugiono.Baca Juga:
Ia menjelaskan kerja sama yang akan disepakati meliputi sektor pertahanan, pendidikan, kesehatan, hingga pengembangan teknologi. Menurutnya, penandatanganan itu menjadi bukti semakin eratnya hubungan strategis antara Indonesia dan India.
"Saya coba ingat-ingat tujuh atau delapan, di berbagai bidang, ada di bidang pertahanan, ada di bidang pendidikan, kemudian di bidang kesehatan, kemudian ada juga di bidang pengembangan teknologi," katanya.
Selain menghadiri penandatanganan nota kesepahaman, Narendra Modi juga dijadwalkan melakukan pertemuan empat mata dengan Presiden Prabowo Subianto untuk membahas penguatan kerja sama bilateral di berbagai sektor.
Usai agenda di Jakarta, Modi akan melanjutkan kunjungannya ke Candi Prambanan. Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari kerja sama Indonesia dan India dalam upaya restorasi atau pemugaran kawasan cagar budaya tersebut.
Sugiono menyebut kunjungan Modi ke Indonesia merupakan kunjungan balasan atas lawatan Presiden Prabowo ke India beberapa waktu lalu. Pemerintah berharap momentum tersebut semakin mempererat hubungan persahabatan sekaligus membuka peluang kerja sama baru di masa mendatang.
"Intinya adalah bahwa kedua kepala negara secara chemistry juga punya kedekatan. Momentum ini juga suatu langkah dalam rangka mempererat persahabatan antara Indonesia dan India," ujar Sugiono.* (in/dh)
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengkritik lembaga survei di Indonesia yang menilai kinerja Kementerian HAM masih
NASIONAL
PEMATANGSIANTAR Seorang pengemudi mobil, Sapriadi (47), diamuk warga setelah diduga meninggalkan lokasi kecelakaan lalu lintas di Kota P
PERISTIWA
MANGGARAI TIMUR Video Camat Lamba Leda Utara, Agustinus Supratman, yang terlihat emosional saat berdebat dengan petugas Badan Nasional P
PERISTIWA
SURABAYA Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengancam akan mengumumkan nama partai politi
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi kegiatan Transformasi HKBP yang digelar Huria Kristen Batak Protestan (HKBP
PEMERINTAHAN
DAIRI Polisi mengungkap alasan RS, 52 tahun, yang diduga menganiaya dua anak berinisial AGP, 7 tahun, dan AP, 6 tahun, di Kabupaten Dair
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meninjau kondisi ratusan warga korban angin puting beliung di Kecamatan Medan Johor, Kota M
NASIONAL
MEDAN Polda Sumatera Utara menjelaskan alasan AKP Fadlun Al Fitri tidak dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) meski t
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan Polri telah mengantongi sejumlah nama yang diduga terlibat dalam kebakaran huta
HUKUM DAN KRIMINAL
BATAM Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mengungkap adanya keterkaitan antara kasus penyelundupan 2,6 ton sabu cair dan 1,3 ton ketamin d
HUKUM DAN KRIMINAL