Eks Penyidik KPK: Klaim Don Ritto soal Uang di Kafe de'Clan Harus Dibuktikan
JAKARTA Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 20132021, Yudi Purnomo, menegaskan bahwa klaim kuasa hukum tersang
NASIONAL
BITVONLINE.COM -Salah satu kondisi yang paling ditakuti para pengemudi saat melakukan perjalanan jauh seperti mudik atau arus balik adalah rasa kantuk yang bisa berujung pada kondisi berbahaya bernama microsleep.
Fenomena ini sangat mungkin terjadi, terutama saat mengemudi melewati jalan tol yang panjang dan monoton.
dr. Daniel Thomas Suryadisastra, SpN, RPSGT, praktisi kesehatan tidur, menjelaskan bahwa rasa kantuk yang mendalam saat mengemudi di jalan tol bisa menyebabkan microsleep.
Kondisi ini mengacu pada hilangnya kesadaran secara mendadak dalam waktu sangat singkat, bahkan tanpa disadari. Faktor penyebab utamanya adalah kebosanan dan monotonya perjalanan.
"Biasanya jalan tol itu kondisinya stabil dan kurang ada rangsangan yang bisa menjaga kewaspadaan pengemudi.
Karena itulah, pengemudi mudah terpengaruh oleh rasa kantuk dan berisiko mengalami microsleep," kata dr. Daniel.
Microsleep ini sangat berbahaya karena dapat menyebabkan pengemudi kehilangan kendali atas kendaraan untuk sesaat, yang dapat berujung pada kecelakaan.
dr. Daniel mengimbau kepada para pengemudi yang melakukan arus balik, khususnya saat perjalanan jauh, untuk menjaga kualitas tidur mereka dengan baik.
Jika memungkinkan, disarankan agar para pengemudi memiliki sopir cadangan agar bisa bergantian saat mengemudi.
Namun, jika tidak ada, power nap atau tidur siang singkat sekitar 15-30 menit bisa menjadi solusi efektif untuk mengembalikan kesegaran tubuh dan otak.
"Untuk mendapatkan hasil maksimal, power nap ini cukup 10-20 menit, sudah cukup untuk mengistirahatkan otak dan tubuh agar tetap bugar.
Jangan terlalu lama karena justru bisa membuat tubuh menjadi lebih lelah," jelas dr. Daniel.
JAKARTA Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 20132021, Yudi Purnomo, menegaskan bahwa klaim kuasa hukum tersang
NASIONAL
JAKARTA Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) mengkritisi penyerahan penanganan kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Jaks
NASIONAL
JAKARTA Nama Kepala Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung, Kuntadi, menjadi perhatian publik setelah diusulkan sebagai calon Jaksa
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) akhirnya menjelaskan isi boks yang dibawa tim penyidik Polri saat mendatangi Gedung Bundar Kejagung,
NASIONAL
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., melakukan kunjungan kerja sekaligus bersilaturahmi ke Direktorat
NASIONAL
BINJAI Dosen sekaligus tokoh Kota Binjai, Dr. Agus Purwanto, M.Kesos, memberikan motivasi kepada para siswa baru SMA Negeri 7 Binjai dal
PENDIDIKAN
JAKARTA Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Roy Suryo, kembali dilaporkan ke polisi atas dugaan pencemaran nama baik. Laporan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu&039ti akhirnya angkat bicara terkait fenomena menurunnya jumlah
PENDIDIKAN
BATU BARA, 16 Juli 2026 Kisah yang sangat menyayat hati sekaligus memicu kemarahan warga terungkap pada dini hari, Kamis (16/7/2026). Se
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) V, Bobby Adhityo Rizaldi, menjalani pemeriksaan selama lebih dari sembilan jam di Komisi
HUKUM DAN KRIMINAL