AIGMI menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa sistem instalasi gas medik kepada RSUD Muda Sedia, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Kegiatan pemulihan fasilitas kesehatan ini juga melibatkan sejumlah asosiasi kesehatan lainnya, seperti ASPAKI, GAKESLAB Indonesia, HIPELKI, ALFAKES, dan GPFI.
Direktur RSUD Muda SediaAcehTamiang, dr. Andika Putra, Sp.PD, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan AIGMI dan para anggotanya.
Menurut dia, sistem instalasigas medik merupakan fasilitas penting dalam menunjang pelayanan medis rumah sakit.
"Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh AIGMI. Sistem instalasigas medik ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas layanankesehatan bagi masyarakat," ujarnya.
Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Lucia Rizka Andalusia, juga mengapresiasi kontribusi AIGMI dalam memperkuat fasilitas kesehatan di daerah terdampak bencana.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan asosiasi profesi menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem pelayanankesehatan nasional, terutama dalam situasi pemulihan pascabencana.
Menurut organisasi tersebut, instalasigas medik merupakan sistem kritis yang berkaitan langsung dengan keselamatan pasien karena digunakan dalam berbagai layanan medis seperti terapi oksigen, perawatan intensif, hingga tindakan operasi.
AIGMI menilai instalasigas medik bukan sekadar jaringan pipa atau peralatan teknis, melainkan bagian dari sistem penunjang hidup dalam pelayanankesehatan modern.
Organisasi tersebut juga mendorong seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, fasilitas pelayanankesehatan, asosiasi profesi, serta industri alat kesehatan, untuk memperkuat pengawasan dan standardisasi instalasigas medik di Indonesia.
"K eselamatan pasien harus menjadi prioritas utama. Dengan penerapan standar instalasigas medik yang baik, kita dapat memastikan sistem ini bekerja secara aman dan dapat diandalkan dalam mendukung pelayanankesehatan di rumah sakit," ujar Deviatri.