Diusulkan Jadi Jampidsus, Harta Kekayaan Kuntadi Tercatat Rp3,67 Miliar
JAKARTA Nama Kepala Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung, Kuntadi, menjadi perhatian publik setelah diusulkan sebagai calon Jaksa
NASIONAL
MEDAN – Kebiasaan merokok selama ini dikenal berbahaya bagi paru-paru. Namun, dampaknya ternyata tidak berhenti di sana. Sejumlah kajian menunjukkan bahwa rokok juga memberikan efek serius terhadap kesehatan gigi dan mulut, mulai dari kerusakan jaringan hingga risiko kanker.
Merujuk pada hasil penelitian yang dipublikasikan dalam Jurnal Universitas Islam Sultan Agung, asap rokok dapat memicu berbagai gangguan di rongga mulut. Kondisi tersebut mencakup penyakit gusi (periodontal), gigi berlubang (karies), hingga kehilangan gigi dan kerusakan jaringan lunak mulut.
"Merokok tidak hanya menimbulkan efek secara sistemik, tetapi juga dapat menyebabkan timbulnya kondisi patologis di rongga mulut. Gigi dan jaringan lunak rongga mulut dapat mengalami kerusakan akibat rokok," demikian kutipan hasil studi tersebut, Minggu (10/5/2026).Baca Juga:
Penelitian itu juga menyebutkan bahwa perokok memiliki risiko 2 hingga 4 kali lebih tinggi terkena kanker rongga mulut dibandingkan non-perokok. Hal ini disebabkan kandungan zat berbahaya dalam rokok seperti nikotin, tar, karbon monoksida, hingga senyawa karsinogen lainnya.
"Merokok sebagai faktor predisposisi dapat meningkatkan kemungkinan kanker rongga mulut sekitar 2–4 kali," tulis hasil kajian tersebut.
Selain itu, paparan asap rokok secara terus-menerus juga dapat memicu munculnya keratosis atau bercak putih pada jaringan mulut, melanosis perokok, hingga penurunan antibodi dalam saliva yang berfungsi melindungi rongga mulut dari bakteri.
Tak hanya itu, rokok juga berdampak pada gusi. Peradangan (gingivitis) akibat rokok dapat berkembang menjadi periodontitis yang menyebabkan rusaknya jaringan penyangga gigi hingga berujung pada resesi gusi dan meningkatnya risiko karies akar.
Para ahli menegaskan, perubahan pembuluh darah akibat rokok membuat aliran darah pada gusi terganggu, memicu inflamasi kronis, serta mempercepat kerusakan jaringan penyangga gigi.
Dengan berbagai temuan tersebut, kebiasaan merokok tidak hanya merusak organ vital seperti paru-paru, tetapi juga secara signifikan mengancam kesehatan mulut secara keseluruhan.*
(ds/dh)
JAKARTA Nama Kepala Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung, Kuntadi, menjadi perhatian publik setelah diusulkan sebagai calon Jaksa
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) akhirnya menjelaskan isi boks yang dibawa tim penyidik Polri saat mendatangi Gedung Bundar Kejagung,
NASIONAL
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., melakukan kunjungan kerja sekaligus bersilaturahmi ke Direktorat
NASIONAL
BINJAI Dosen sekaligus tokoh Kota Binjai, Dr. Agus Purwanto, M.Kesos, memberikan motivasi kepada para siswa baru SMA Negeri 7 Binjai dal
PENDIDIKAN
JAKARTA Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Roy Suryo, kembali dilaporkan ke polisi atas dugaan pencemaran nama baik. Laporan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu&039ti akhirnya angkat bicara terkait fenomena menurunnya jumlah
PENDIDIKAN
BATU BARA, 16 Juli 2026 Kisah yang sangat menyayat hati sekaligus memicu kemarahan warga terungkap pada dini hari, Kamis (16/7/2026). Se
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) V, Bobby Adhityo Rizaldi, menjalani pemeriksaan selama lebih dari sembilan jam di Komisi
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap nilai kerugian negara dalam perkara dugaan korupsi pengelolaan pertambangan PT Asmin Koali
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menyerahkan tiga tersangka bandar narkoba yang didug
HUKUM DAN KRIMINAL