Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Dokumen tersebut menjadi acuan pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam melaksanakan 11.520 kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi dengan total kebutuhan pendanaan mencapai sekitar Rp100,166 triliun.
Dalam rencana tersebut, sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas utama pada pilar pemulihan sosial.
Sebanyak 6.194 kegiatan disiapkan dengan alokasi anggaran sekitar Rp18,73 triliun.
Dana tersebut akan digunakan untuk membangun kembali fasilitas kesehatan dan pendidikan, memperkuat perlindungan bagi kelompok rentan, memperluas layanan dukungan psikososial, serta meningkatkan ketahanan sosial masyarakat di wilayah terdampak bencana.
Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian mengatakan keberhasilan program pemulihan membutuhkan keterlibatan seluruh pihak.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, organisasi masyarakat, hingga masyarakat menjadi faktor penting agar rehabilitasi berjalan lebih cepat dan berkelanjutan.
"Kami harapkan dukungan dari semua pihak, termasuk bapak-bapak, ibu-ibu, tokoh-tokoh masyarakat di tiga daerah untuk kita bergerak bergotong royong," tegas Tito usai Rapat Tingkat Menteri di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Jakarta, 18 Juni 2026.
Pemerintah berharap percepatan pemulihan sektor kesehatan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang.* (ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.