BREAKING NEWS
Rabu, 15 Juli 2026

Kenapa Nafsu Makan Meningkat Jelang Haid? Ternyata Ini Penyebabnya

Raman Krisna - Rabu, 15 Juli 2026 11:55 WIB
Kenapa Nafsu Makan Meningkat Jelang Haid? Ternyata Ini Penyebabnya
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Banyak perempuan mengalami peningkatan nafsu makan beberapa hari sebelum menstruasi datang.

Keinginan untuk mengonsumsi makanan manis, cokelat, hingga makanan tinggi karbohidrat sering kali muncul dan terasa sulit dikendalikan.

Menurut ahli gizi kesehatan perempuan, Melissa Groves Azzaro, RDN, kondisi tersebut merupakan respons alami tubuh terhadap perubahan hormon selama siklus menstruasi.

Baca Juga:

Perubahan hormon membuat tubuh membutuhkan lebih banyak energi sehingga rasa lapar meningkat.

Tubuh secara alami berusaha memenuhi kebutuhan energi karena sedang memasuki fase yang mempersiapkan kemungkinan terjadinya kehamilan.

"Tubuh kamu ingin memastikan memiliki cukup energi karena sedang mempersiapkan kemungkinan terjadinya kehamilan. Metabolisme meningkat dan kebutuhan kalori juga sedikit bertambah," jelas Azzaro seperti dikutip SELF Magazine, Selasa (14/7/2026).

Perubahan Hormon Jadi Penyebab Utama

Peningkatan rasa lapar menjelang menstruasi umumnya terjadi saat fase luteal, yaitu periode sekitar 12 hingga 14 hari setelah ovulasi hingga sebelum haid dimulai.

Namun, sebagian besar perempuan biasanya mulai merasakan perubahan nafsu makan sekitar tujuh hingga 10 hari sebelum menstruasi.

Pada fase ini, kadar hormon progesteron mengalami peningkatan, sementara hormon serotonin yang berperan dalam mengatur suasana hati justru mengalami penurunan.

Ahli gizi sekaligus Certified Intuitive Eating Counselor, Vincci Tsui, RD, mengatakan perubahan kedua hormon tersebut dapat memengaruhi rasa lapar dan meningkatkan keinginan mengonsumsi makanan tertentu.

"Perubahan ini dapat meningkatkan nafsu makan dan keinginan mengonsumsi makanan tertentu, terutama makanan tinggi karbohidrat karena menjadi sumber energi utama tubuh," ujar Tsui.

Penelitian yang diterbitkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition juga menemukan bahwa perempuan dapat mengonsumsi rata-rata sekitar 303 kalori lebih banyak setiap hari selama fase luteal dibandingkan fase lainnya.

Suasana Hati Juga Memengaruhi Keinginan Makan

Selain faktor hormon, kondisi emosional menjelang menstruasi juga dapat membuat seseorang lebih mudah merasa lapar.

Keluhan seperti perut kembung, kram, tubuh terasa lelah, hingga perubahan suasana hati dapat membuat seseorang mencari makanan yang memberikan rasa nyaman.

Tsui menjelaskan, keinginan makan makanan tertentu seperti cokelat atau makanan manis tidak selalu hanya disebabkan oleh perubahan biologis.

Faktor kebiasaan dan budaya juga dapat memengaruhi pola makan saat menstruasi.

Banyak perempuan terbiasa menganggap menstruasi identik dengan keinginan makan cokelat atau camilan manis, sehingga dorongan tersebut bisa muncul karena faktor psikologis maupun kebiasaan.

Pengaruh Kontrasepsi dan Kondisi Tertentu

Perempuan yang menggunakan kontrasepsi hormonal biasanya mengalami perubahan nafsu makan yang lebih ringan karena kadar hormon dalam tubuh cenderung lebih stabil sepanjang bulan.

Sementara itu, perempuan dengan kondisi sindrom ovarium polikistik atau PCOS dapat mengalami perubahan nafsu makan yang lebih signifikan.

Cara Mengontrol Rasa Lapar Sebelum Haid

Meski peningkatan nafsu makan sebelum menstruasi merupakan hal yang normal, bukan berarti harus dibiarkan tanpa pengaturan.

Ahli menyarankan agar perempuan tidak melawan kebutuhan tubuh, tetapi memilih makanan yang lebih sehat agar energi tetap terpenuhi dan kadar gula darah tetap stabil.

"Daripada melawan apa yang secara biologis sedang terjadi, berikan tubuh apa yang dibutuhkannya dengan cara yang lebih sehat sehingga kadar gula darah tetap stabil dan tujuan menjaga berat badan tidak terganggu," kata Azzaro.

Beberapa pilihan makanan yang dapat membantu memenuhi kebutuhan energi menjelang haid antara lain:

- Oatmeal untuk sarapan
- Salad quinoa untuk makan siang
- Ubi sebagai pendamping makan malam
- Makanan tinggi serat dan kaya nutrisi lainnya

Selain itu, menjaga pola makan seimbang sepanjang bulan, mengurangi konsumsi gula tambahan dan alkohol, mengelola stres, serta mengonsumsi makanan yang memiliki kandungan antiradang juga dapat membantu mengurangi perubahan nafsu makan menjelang menstruasi.

Jika rasa lapar terasa berlebihan hingga mengganggu aktivitas sehari-hari atau disertai perubahan siklus menstruasi yang tidak biasa, pemeriksaan ke dokter atau ahli gizi diperlukan untuk memastikan tidak ada masalah kesehatan tertentu.* (km/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Menteri PPPA Dorong Sinergi dengan Media untuk Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak
Bayi Perempuan Ditemukan Mengapung di Sungai Arakundo, Polres Aceh Timur Lakukan Penyelidikan
Jangan Sepelekan Kebiasaan Menahan Buang Air Kecil, Ini 4 Bahayanya bagi Kesehatan
Shalat Bukan Sekadar Gerakan, Ini Hikmah Kesehatan di Balik Setiap Rukunnya
Jangan Berlebihan! 5 Jenis Makanan Ini Diam-Diam Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuhmu
Pemkab Simalungun Peringati Hari Lansia Nasional ke-30, Bupati Anton Saragih: Lansia Adalah Sumber Semangat Generasi Muda
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru