Pelajar 14 Tahun Tewas Tergilas Bus di Tebingtinggi saat Hendak Menyalip dari Kiri
TEBINGTINGGI Kecelakaan maut terjadi di Jalan SoekarnoHatta, Kota Tebingtinggi, Sumatera Utara. Seorang pelajar berinisial MR (14) tewas
PERISTIWA
DELI SERDANG - Dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025, Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya menegaskan kembali pentingnya menjunjung tinggi hak setiap warga negara untuk memperoleh pendidikan tanpa diskriminasi.
Hal itu disampaikannya saat memimpin upacara Hardiknas yang digelar di Lapangan Astaka, Deli Serdang, Jumat (2/5/2025) pagi.
Dalam sambutannya, Surya mengingatkan bahwa pendidikan adalah amanat konstitusi, yang tertuang secara jelas dalam Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.
"Sesuai amanat konstitusi, tidak boleh ada diskriminasi atas dasar agama, fisik, suku, bahasa, ekonomi, jenis kelamin, domisili dan sebab-sebab lain yang menyebabkan seseorang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan," tegas Surya.
Pendidikan: Hak Asasi dan Hak Sipil
Mantan Bupati Asahan itu juga menyebut bahwa pendidikan adalah hak asasi manusia, yang tidak bisa ditawar, dan sudah semestinya diberikan kepada setiap insan sejak dini. Hal ini sejalan dengan UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang menekankan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan yang bermutu.
"Pendidikan adalah hak asasi dan hak sipil yang melekat dalam diri setiap insan baik sebagai pribadi maupun warga negara," ucapnya lantang.
Hardiknas Jadi Momentum Perbaikan Pendidikan Nasional
Menurut Surya, peringatan Hardiknas bukan sekadar seremonial, tetapi harus menjadi momentum evaluasi, refleksi, dan komitmen bersama untuk memenuhi amanat konstitusi dalam dunia pendidikan.
"Momentum Hardiknas ini harus meningkatkan dedikasi, komitmen, dan semangat kita untuk memenuhi hak pendidikan seluruh masyarakat Indonesia, khususnya di Sumut," katanya.
Sinergi Antar Pihak Sangat Diperlukan
Surya juga menyoroti pentingnya kolaborasi antar elemen bangsa dalam menyukseskan dunia pendidikan. Menurutnya, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri karena adanya keterbatasan anggaran dan sumber daya manusia.
"Diperlukan kerja sama semua pihak. Pemerintah, orang tua, masyarakat, dunia usaha, dan media massa harus bersinergi," tuturnya.
Ia berharap, semangat Hardiknas 2025 dapat menjadi penguat solidaritas nasional untuk menjadikan pendidikan sebagai alat pemersatu bangsa dan pendorong kemajuan.*
(ms/J006)
TEBINGTINGGI Kecelakaan maut terjadi di Jalan SoekarnoHatta, Kota Tebingtinggi, Sumatera Utara. Seorang pelajar berinisial MR (14) tewas
PERISTIWA
JAKARTA Direktur sekaligus pemilik PT Zahra Oto Mandiri (Uhud Tour), Khalid Zeed Abdullah Basalamah, mengaku tidak pernah berinteraksi den
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel menilai uang sebesar Rp 3 miliar yang diterimanya dari
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama pemerintah kabupaten/kota
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya menanggapi usulan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait mekanisme kaderisas
POLITIK
JAKARTA Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti maraknya temuan kecurangan dalam Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan T
NASIONAL
MEDAN Kasus dugaan pembobolan dana perusahaan senilai Rp123,2 miliar menyeret seorang pejabat internal PT Toba Surimi Industries Tbk (PT T
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf (Mualem) menerima kunjungan kerja Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol. (Purn) Drs. Ahmad Luthfi di G
PEMERINTAHAN
JAKARTA PT MNC Asia Holding Tbk menyatakan akan mengajukan upaya banding atas putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dalam perkara perd
NASIONAL
LUBUK PAKAM Pemerintah Kabupaten Deli Serdang bersama DPRD Kabupaten Deli Serdang resmi menetapkan 20 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda
PEMERINTAHAN