DPR Desak Pengangkatan Guru Honorer Jadi ASN Sebelum 2026 Berakhir
JAKARTA Komisi X DPR RI meminta pemerintah segera memberikan kepastian status bagi guru honorer dengan mengangkat mereka menjadi aparatu
NASIONAL
TAPSEL - Kopi Arabika Sipirok kian mencuri perhatian para penikmat kopi, baik dari dalam negeri hingga ke mancanegara. Kopi khas dari daerah Sipirok, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara ini dikenal memiliki karakter rasa yang unik dan telah lama menjadi bagian dari budaya masyarakat setempat.
Berikut ini lima fakta menarik tentang Kopi Arabika Sipirok yang membuatnya layak menjadi salah satu kopi unggulan Indonesia:
1. Ditanam Sejak Zaman Kolonial Belanda
Penanaman kopi di wilayah Sipirok sudah dimulai sejak era kolonial Belanda. Catatan sejarah menyebutkan bahwa tanaman kopi mulai dikenal sekitar tahun 1839, pada masa Kerajaan Siregar Akkola Dolok.
Saat itu, kopi dari enam wilayah—Marancar, Angkola Timur, Arse, Saipar Dolok Hole, Aek Bilah, dan Sipirok—dikirim ke Mandailing sebelum dipasarkan, sehingga lebih dikenal dengan sebutan "kopi Mandheling".
2. Tumbuh Subur di Dataran Tinggi
Kopi Arabika Sipirok tumbuh di daerah berhawa sejuk dengan ketinggian sekitar 1200–1300 mdpl, seperti di kawasan pegunungan Sibual-buali yang juga merupakan cagar alam.
Selain itu, kopi ini juga ditanam di sekitar hutan Lembah Lubuk Raya, Dolok Sordang, dan Situnggaling. Keadaan geografis yang mendukung menjadikan kopi Sipirok sebagai salah satu kopi berkualitas tinggi di Sumatera.
3. Telah Memiliki Hak Paten
Kopi Arabika Sipirok resmi mengantongi Sertifikat Indikasi Geografis dari Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (DJKI) pada Februari 2018.
Paten ini menjamin keaslian dan mutu kopi Sipirok serta memberikan perlindungan hukum dan manfaat ekonomi bagi para petani lokal di Tapanuli Selatan.
4. Cita Rasa Khas dan Unik
Kopi ini memiliki cita rasa kompleks yang menggoda lidah, perpaduan rasa pahit yang kental, tingkat keasaman yang rendah, serta aroma rempah, cokelat, dan lemon tea.
Kombinasi rasa ini menjadikan Kopi Arabika Sipirok memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan kopi dari daerah lain.
5. Raih Dua Rekor MURI
Kopi Arabika Sipirok berhasil mencatatkan dua rekor MURI berkat keberhasilan penyelenggaraan festival kopi terbesar pada tahun 2014 dan 2023 di Sipirok.
Festival ini melibatkan banyak pihak, mulai dari masyarakat, pemerintah daerah, Dinas Pertanian dan UMKM, hingga Masyarakat Pengendali Indikasi Geografis (MPIG) Tapanuli Selatan.
Dengan sejarah panjang, kualitas rasa yang khas, serta pengakuan nasional hingga internasional, Kopi Arabika Sipirok membuktikan dirinya sebagai salah satu kopi terbaik Indonesia yang patut dibanggakan.*
JAKARTA Komisi X DPR RI meminta pemerintah segera memberikan kepastian status bagi guru honorer dengan mengangkat mereka menjadi aparatu
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap laporan harta kekayaan terbaru Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka melalui La
NASIONAL
JAKARTA Partai Demokrat mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto yang berencana membentuk satuan tugas (satgas) khusus deregulasi unt
POLITIK
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,61 persen pada triwulan I 2026 lebih ba
EKONOMI
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan bahwa status ibu kota negara Indonesia hingga saat ini masih berada di Jakarta. Penegasan itu
NASIONAL
JAKARTA Masyarakat yang sering bepergian menggunakan transportasi udara diminta bersiap merogoh kocek lebih dalam. Kementerian Perhubungan
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah Indonesia terus memperkuat hubungan perdagangan dan kerja sama ekonomi dengan Rusia di tengah dinamika ekonomi global
EKONOMI
MEDAN Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menggerebek lokasi yang diduga menjadi sarang peredaran narkoba di Jalan Denai Gang Jati,
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kondisi terbaru pengacara senior Kamaruddin Simanjuntak kembali menjadi perhatian publik setelah sejumlah foto dirinya beredar luas
NASIONAL
JAKARTA Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menilai polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Bara
NASIONAL