India Mulai Mengerem Impor, Ke Mana Arah Baru Ekspor Batu Bara Indonesia?
JAKARTA Industri batu bara Indonesia mulai menghadapi tantangan baru di tengah perubahan peta energi global. Penurunan permintaan dari I
EKONOMI
JAKARTA – Di tengah situasi masyarakat yang tengah merasakan berbagai tantangan sosial dan ekonomi, perilaku sebagian oknum pejabat yang kerap memamerkan kekayaan secara berlebihan di ruang publik maupun media sosial menuai perhatian dan kritik.
Fenomena yang dikenal dengan istilah flexing tersebut dinilai kurang sensitif terhadap kondisi masyarakat.
Psikolog dari Universitas Gadjah Mada, Novi Poespita Candra, menilai bahwa kebiasaan pejabat yang gemar menunjukkan harta secara berlebihan dapat berdampak negatif pada kepekaan sosial mereka.
"Perilaku tersebut berpotensi menimbulkan kecanduan dan membuat individu lupa terhadap kepekaan sosial," ujar Novi.
Novi menambahkan, orientasi pejabat terhadap makna jabatan yang sebenarnya kerap mengalami pergeseran.
Ia menegaskan bahwa pencapaian tertinggi seorang pejabat seharusnya tidak semata-mata diukur dari materi, melainkan dari nilai spiritualitas berupa pengabdian tulus kepada masyarakat, khususnya kelompok yang masih membutuhkan.
Fenomena flexing juga bisa dipandang sebagai bentuk pencarian eksistensi diri.
"Penelitian menunjukkan bahwa bagi sebagian orang, menunjukkan kekayaan adalah cara untuk mendapatkan rasa senang dan kepuasan," ujarnya.
Dalam perspektif psikologi, kebahagiaan seseorang biasanya berkaitan dengan empat hormon utama, yakni dopamin (pengakuan dan pencapaian), oksitosin (rasa cinta dan penerimaan), serotonin (kebermaknaan), dan endorfin (kegembiraan).
Novi mengamati bahwa pejabat yang kerap pamer materi lebih banyak terfokus pada pencarian dopamin semata.
"Mereka merasa capaian materi adalah sesuatu yang patut dibanggakan," tambahnya.
Menurut Novi, seorang pemimpin idealnya memiliki kecerdasan intelektual dan etika yang matang, sehingga setiap tindakan yang diambil bukan semata didasari emosi atau nafsu, melainkan pertimbangan rasional yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
JAKARTA Industri batu bara Indonesia mulai menghadapi tantangan baru di tengah perubahan peta energi global. Penurunan permintaan dari I
EKONOMI
BANDA ACEH Pengamat ekonomi dan politik Aceh, Dr. Taufiq A. Rahim, menilai pengelolaan proyek gas raksasa Blok South Andaman harus tetap
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) kembali membuka kesempatan bagi masyarakat yang sedang mencari peke
NASIONAL
OlehEphraim NainggolanPEMERINTAH tengah menjalankan salah satu langkah perampingan terbesar dalam sejarah pengelolaan Badan Usaha Milik Neg
OPINI
LANGKAT Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Utara kembali menyalurkan bantuan sosial kepada anakanak panti asuhan. Kali ini
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo menyambut kedatangan Menteri Dalam Negeri (Mend
NASIONAL
JAKARTA Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengumumkan rencana pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) unggulan be
PENDIDIKAN
MEDAN Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Medan meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan melakukan evaluasi terhadap pengelolaan pendapatan
KESEHATAN
MEDAN Anggota Komisi E DPRD Sumatera Utara, Hendra Cipta, meminta penyelenggara Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) meninjau kembali kebijaka
NASIONAL
MEDAN Mantan Penjabat (Pj) Bupati Langkat, Faisal Hasrimy, dipastikan akan dimintai keterangan sebagai saksi dalam sidang dugaan korupsi p
HUKUM DAN KRIMINAL